Monday, July 6, 2020

Cara atasi aplikasi Google Adsense Android yang Error dengan mudah

Cara atasi Adsense Android yang error

Apakah anda seorang Blogger yang mencari pendapatan dari hasil kerja sama dengan Google Adsense? jika iya maka harusnya sekarang aplikasi Adsense sudah ada terinstall di smartphone yang anda miliki.

Secara umum pada aplikasi Adsense pada kasus ini khusus untuk device Android saja, memang sangat bermanfaat, anda tidak perlu membuka situs Adsense melalui aplikasi Browser, cukup dengan mendownload aplikasi Google Adsense dari Play Store.

Maka, sekarang anda sudah bisa melacak penadapatan harian anda melalui Google Adsense, selain itu aplikasi ini juga terhitung kecil dan tentu saja gratis untuk anda Download.

Hanya saja, meski developers di belakangnya adalah Google itu sendiri, aplikasi ini juga kerap memunculkan masalah error. Namun, tidak sampai pada tahap Crash maupun Force Close, masalah yang sering di temukan pada aplikasi Adsense di Android adalah Statistik yang tidak ter- Refresh dengan sendirinya.

Padahal, aplikasi Adsense di Android ini di bekali dengan fitur Auto Refresh misal dalam Interval Setiap 5 menit, 15 menit atau anda bisa melalukan custom Interval tersebut, selain itu anda juga bisa melakukan Refresh secara manual dengan menekan opsi Refresh pada menu yang sudah di sediakan.

Sebelum itu untuk masalah Statistik yang tidak Update ini juga perlu anda perhatikan lagi, adakalanya Adsense secara umumnya memang sedang mengalami gangguan dan pada tahun 2018 lalu, kalau tidak salah Adsense pernah gangguan sekitar 3-4 Kali.

Dimana pada masa itu semua statistik di Google Adsense menjadi Freeze atau tidak bergerak sama sekali, maka anda bisa mencoba mengecek masalah utamanya apakah memang aplikasi Adsense Android yang bermasalah atau Adsense secara umumnya yang bermasalah?

Maka cara agar bisa anda mengetahuinya adalah dengan melihat Statistik di Adsense versi Web, jika di Web baik-baik saja, maka aplikasi Adsense di Android anda yang bermasalah, jike memang demikian cara untuk memperbaikinya bisa dengan 2 Cara berikut :


1. Clear Data


Anda bisa melakukan Clear Data dari Adsense tersebut dengan masuk ke menu aplikasi Settings >> Manage Apps/Installed Apps/All Apps/ >> selanjutnya cari aplikasi Adsense dan lakukan Clear Data.

Cara atasi Adsense Android yang error

Setelahnya silahkan buka aplikasi Adsense lagi, pada saat ini anda di haruskan Login ulang dengan akun Gmail anda, jika data Statistik sudah muncul dan sama seperti yang di Web, maka cara diatas sudah pasti berhasil.


2. Clear Cache


Berbeda dengan cara diatas, cara ini hanya memerlukan Action di dalam aplikasi Adsense itu sendiri, caranya adalah silahkan buka aplikasi Adsense tersebu, lalu masuk Settings >> Clear Cache.

Cara atasi Adsense Android yang error
Cara atasi Adsense Android yang error

Setelahnya silahkan tekan Refresh.

Cara atasi Adsense Android yang error

Jika angka statistik sudah muncul dan sama seperti yang ada di Adsense versi Web, maka selamat Aplikasi Adsense di Android anda sudah baik-baik saja sekarang.

Dengan demikian, sebenarnya anda bebas memilih cara yang mana, kalau saya pribadi lebih menggunakan cara Nomor 1, karena dengan melakukan Clear Data, berarti aplikasi Adsense tersebut akan di reset total, sehingga jika ada error harusnya 100% sudah bisa di perbaiki dengan cara tersebut.

Jika anda melakukan cara Nomor 2, cara tersebut hanya akan menghapus Cache pada aplikasi Adsense itu saja, tetapi cara ini patut untuk anda lakukan jika memang anda merasa statistik di Aplikasi Adsense di Android tidak bergerak. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semua.

Saturday, June 13, 2020

Berapa sih rata-rata harga klik CPC / BPK Adsense Indonesia sekarang?

CPC / BPK Adsense Indonesia Tahun 2019

Hal ini memang bukan menjadi rahasia lagi, bahwa harga Klik Iklan Adsense dan jaringan Iklan lain untuk kawasan Asia memang rendah dan parahnya lagi Indonesia masuk ke jajaran peringkat terbawah dengan nilai Klik yang begitu kecil.

Seperti yang anda ketahui harga Klik Iklan kita di Indonesia kalah dari Malaysia apalagi Singapore, maka dengan demikian solusi untuk mengatasi hal ini adalah anda harus banyak mendapatkan Visitor atau sekalian menjalankan Blog berbahasa inggris dengan target negara dengan nilai CPC / BPK yang besar seperti Inggris dan lainnya.

Beruntungnya, jika anda membuat sebuah Blog berbahasa Indonesia, maka anda tidak akan kesulitan untuk mencari Visitor, karena kebanyakan Blog Indonesia yang di jalankan dengan "Benar" maka pasti akan mendatangkan Visitor dan lambat laun akan semakin banyak Visitornya.

Yang menjadi permasalahan adalah harga Klik Iklan Adsense yang seperti anda ketahui sudah kecil dan sekarang malah di perkecil lagi.

Untuk alasan ini dan kenapa bisa terjadi sudah saya kupas secara detail dan jelas pada artikel ini CPC / BPK Adsense di Tahun 2019 sangat kecil? ini penyebabnya!.


Lalu sebenarnya berapa sih harga rata-rata CPC / BPK Adsense di Indonesia ?


Maka jawabannya adalah relatif! kita tidak bisa tahu angka pastinya, karena setiap topik Blog akan menghasilkan nilai CPC / BPK yang berbeda, tetapi disini kita bisa hitung rata-ratanya.

Data ini saya dapat melalui statistik perhitungan rata-rata akun Adsense saya dalam beberapa Blog, ada yang bersifat Micro Niche dan General Niche, hasilnya? kurang lebih sama saja.

Maka dengan demikian, jika sebelumnya anda berpikir bahwa menjalankan sebuah Blog dengan fokus ke satu pembahasan saja, seperti Teknologi, maka CPC akan cenderung besar dari pada Blog yang membahas banyak hal seperti Blog Ashadin ini.

Jika memang demikian, saya pastikan anda salah besar, karena dari data yang saya himpun, hasilnya tidak seperti itu dan kalau saya boleh jujur, nilai Klik CPC / BPK-nya sama saja! inilah faktanya.


Lalu, berapa kira-kira Nilai CPC / BPK Adsense Indonesia sekarang ?


CPC / BPK Adsense Indonesia Tahun 2019

Maka jawabannya adalah sebagai berikut :

$0.02 - $0.04 untuk akun dengan jenis mata uang USD

Rp.100 - Rp.500 untuk akun jenis mata uang IDR

Kecil bukan? ya! memang inilah fakta yang tidak bisa anda hindari, saya kira rata-rata CPC / BPK Adsense yang saya sebutkan diatas akan banyak di setujui oleh Webmaster lain, karena memang segitu nilainya.

Apakah turun nilai CPC / BPK-nya dari tahun lalu? kalau untuk saya pribadi maka jawabannya adalah Iya! saya mengalami penurunan nilai CPC / BPK sebanyak 40%-60%, artinya pendapatan saya bulan ini lebih kecil dari bulan di tahun sebelumnya.

Inilah yang menjadi problematika para Publisher Indonesia sekarang ini, hal ini tidak di rasakan oleh kita saja. Namun, seluruh Publisher di Indonesia!.

Kalau rata-rata CPC / BPK Blog Bule sekarang berapa Nilainya? dalam kasus saya yang memiliki satu buah Blog berbahasa Inggris dengan Visitor belum sampai 1000 dan kebanyakan Visitor datang dari United States dan India, maka rata-rata CPC/ BPK yang saya dapatkan adalah sebagai berikut :

$0.18 - $0.35 dengan jenis akun Adsense USD

Apakah mengecil? iya sudah pasti, karena biasanya harga CPC / BPK yang datang dari Negara Premium seperti United States itu bisa mencapai $4 sekali klik, saya kira masalah ini adalah sebagian dampak dari peraturan EU yang baru saja di terapkan oleh Google Adsense.

Sekali lagi, ini adalah nilai Statistik yang di hitung secara rata-rata saja, pada kenyataannya Nilai Klik CPC / BPK Indonesia ada yang bisa mencapai $0.20. Namun, akan sangat jarang terjadi, kebanyakannya adalah pada angka $0.01 dan $0.02.

Jika anda seorang Blogger baru dan baru menggunakan Adsense, maka anda tidak harus heran dan panik dan beranggapan ada yang aneh dengan akun Adsense anda, karena faktanya memang demikian.

Sekarang ini nilai CPC / BPK antara Blog Gado-Gado dan Blog dengan pembahasan satu Topik tidak ada bedanya, buktinya di Blog Ashadin yang membahas apapun yang ingin saya bahas dan dengan salah satu Blog saya yang membahas masalah Teknologi Smartphone Android saja, maka Nilai Klik-nya tidak jauh berbeda.

Untuk jenis Iklannya sendiri pun juga cenderung berbeda saat ini, jika dulu pada sebuah Blog Teknologi, maka Iklan yang muncul hanya akan berbau Teknologi saja, maka sekarang tidak lagi, Iklan Kesehatan, Keuangan, Pakaian dan lainnya juga ikut muncul.

Hanya saja dalam Porsi yang lebih sedikit dari pada Iklan berjenis Teknologi, dengan demikian saya mendapatkan kesimpulan sebagai berikut :


# Kesimpulan Kasus


  • Iklan Adsense akan menyesuaikan ke Konten bukan ke Tema Utama Blog, jika tema Blog anda kesehatan, tetapi dalam satu artikel anda membahas terkait masalah Investasi uang, maka dalam Artikel terkait Investasi uang tersebut iklan Adsense yang muncul kebanyakan tentang keuangan, maka dengan demikian disini peran Blog Gado-Gado lebih besar untuk mendatangkan keuntungan.
  • Ikan Adsense kebanyakannya "Tidak Relevan", seperti yang saya jelaskan diatas, Artikel Teknologi tetapi Iklan yang muncul masalah lain, seperti Kesehatan dan lainnya.
  • Penentuan Harga CPC / BPK iklan Adsense masih menggunakan Sistem Relevansi Iklan, dimana jika Iklan yang terklik adalah Iklan Teknologi yang muncul di dalam Artikel yang membahas Teknologi, maka Nilainya akan cenderung besar, namun jika Iklan yang di Klik tidak Relevan maka bisa jadi tidak ada harganya.
  • Terjadi Penurunan Kapasitas Inventory Iklan yang itu-itu saja.
  • Pemain besar atau perusahaan besar sudah jarang terlihat.

Maka dengan ke-5 kesimpulan diatas anda sudah bisa tahu, berapa harga rata-rata Iklan Adsense sekarang dan kenapa Harga Iklan Adsense di Indonesia semakin kecil dan semakin kecil setiap harinya.

Selain itu ada beberapa Faktor juga yang mempengaruhi yang sudah saya jelaskan sedikit dalam artikel ini Faktor kenapa Biaya Per Klik (BPK) Adsense bisa menjadi rendah atau kecil.

Dengan demikian jangan pernah bermimpi untuk mendapatkan pendapatan besar dari Adsense berbasis Blog jika anda belum bisa mendatangkan banyak Visitor, karena Harga Iklan di Indonesia makin kecil, maka tidak ada cara lain lagi, selain mendatangkan banyak iklan dengan memproduksi banyak konten setiap harinya.

Jika Visitor anda sudah banyak dan jumlah Klik anda sehari sudah mencapai Ribuan, maka CPC kecil harusnya tidak menjadi masalah, maka target utama yang harus anda penuhi adalah perbanyak Visitor dengan Asumsi akan terjadi banyak Klik, maka disini baru anda bisa menikmati hasil dari pendapatan Adsense anda, semoga bermanfaat.

Thursday, June 4, 2020

Faktor kenapa Biaya Per Klik (BPK) Adsense bisa menjadi rendah atau kecil

Faktor kenapa Biaya Per Klik (BPK) Adsense bisa menjadi rendah atau kecil

Salah satu platform penghasil uang terbaik dari kegiatan blogging memang sudah pasti Google Adsense, selain memiliki rate cost per klik yang paling tinggi, platform Adsense juga sudah support dalam beberapa bahasa di dunia saat ini, termasuk di Indonesia sendiri.

Bagi mereka yang sudah lama bergelut di dunia Blogging tersebut, pasti sudah tahu kapan dan mengapa pendapatan Adsense bisa begitu anjlok, hal ini pastinya terjadi karena Biaya Per Klik (BPK) atau Cost Per Click (CPC) Adsense tiba-tiba melemah.

Bagi kalian yang baru saja bergabung dengan Adsense pasti akan sedikit kebingungan terkait fenomena satu ini, mungki kemarin anda bisa mendapatkan BPK 1.000 Rupiah dalam satu kali kliknya, tetapi hari ini cuma 200 Rupiah saja, apa yang terjadi? apakah saya terkena pelanggaran? mungkin seperti itu yang kalian pikirkan.

Tetapi hal tersebut wajar saja, karena memang pada kenyataanya BPK Adsense itu tidak selalu sama setiap hari dan cenderung berubah-ubah setiap ada event dan waktu tertentu, jadi bukan berarti akun Adsense anda bermasalah tetapi memang harga BPK Adsense itu fluktuatif.

Faktor kenapa Biaya Per Klik (BPK) Adsense bisa menjadi rendah atau kecil


Biaya Per Klik (BPK) sendiri di tentukan oleh para Advertiser, semakin besar mereka mengeluarkan biaya untuk melakukan kampanye iklan, pastinya pendapatan harian Adsense anda juga akan ikut naik, tetapi jika Advertiser tidak melakukan kampanye atau melakukannya dengan biaya yang sedikit, sudah jelas pendapatan adsense anda hari ini akan menurun, memang seperti itulah siklus Adsense yang saya ketahui.

Lalu kapan saja BPK Adsense bisa tiba-tiba menjadi rendah? berikut sedikit pengalaman yang saya ketahui terkait nilai BPK yang bisa menjadi sangat kecil :

1. Awal tahun
Sudah bukan menjadi rahasia lagi, bahwa awal setiap tahun menjadi awal yang buruk bagi semua publisher Adsense, karena di event ini Advertiser tidak banyak mengeluarkan biaya untuk beriklan dan lebih condong melakukan perencanaan untuk rencana bisnis di tahun yang akan mereka hadapi, jadi jangan heran awal tahun itu BPK Adsense bisa menjadi sangat kecil.

2. Awal bulan
Meski tidak selalu terjadi, tetapi pernah terjadi dalam beberapa kali dalam satu tahun, umumnya anjloknya BPK terjadi pada tanggal 1-5 pada awal bulan tersebut, alasannya kurang lebih sama saja seperti kasus penurunan BPK di awal tahun.

3. Event khusus tahunan
Umumnya yang tekena dampak penurunan BPK do event khusus ini tidak terjadi di semua blog, misal seperti ini anda menjalankan blog bertema teknologi dan satu bulan ke-depan akan ada event World Cup atau Piala Dunia, maka di pastikan BPK Adsense untuk blog dengan topik pembahasan seperti teknologi mengalami penurunan, karena pada pengiklan (Advertiser) lebih menargetkan ke topik yang berhubungan dengan Piala Dunia, mungkin seperti itu sederhanannya.

Maka dengan demikian, jika kalian para pemain Adsense baru, tidak perlu takut dan galau karena pendapatan Adsense anda hari ini bisa begitu berbeda dengan kemarin, karena hal seperti itu sudah lazim terjadi bagi seluruh Publisher Adsense di seluruh dunia, yang perlu anda lakukan hanyalah terus update artikel dan berharap saja BPK Adsense bisa kembali cepat menguat.

Thursday, May 2, 2019

Angka Statistik Adsense tidak update? jangan khwatir bukan masalah besar

Angka Statistik Adsense tidak update?

Saya yakin sebgai seorang Publisher Adsense pasti anda akan sensitif terhadap sesuatu yang mencurigkan yang muncul dalam akun Adsense yang anda miliki, hal itu wajar-wajar saja, saya pun juga demikian

Karena seperti yang anda tahu, mendapatkan sebuah akun Adsense itu memang sulit, anda harus melewati beberapa tahap Review dan tentu situs anda harus sudah baik dan berkualitas, jika tidak maka jangan pernah bermimpi untuk bisa mendapatkan Akun Adsense di zaman sekarang ini, karena segala prosesnya kian semakin ketat.

Pada hari Kamis (2 Mei 2019) telah terjadi sesuatu yang tidak biasa di akun Adsense para Publisher Google, yaitu adalah angka statistik di dashboard Adsense tidak kunjung update, angka statistik yang saya maksud adalah Page View, CPC, CTR, Impression hingga Estimate Earning yang tidak berubah atau tidak update hingga 7-8 Jam lamanya.

Hal ini tentu saja membuat banyak Publisher Adsense baru panik, saya yakin hampir 80% dari mereka takut bahwa akun Adsense yang mereka miliki akan kena Banned, karena ada sesuatu yang tidak biasa terjadi sekarang ini.

Maka, disini saya tekankan, anda tidak perlu khwatir! selama anda tidak mendapatkan email banned dari Google dan anda masih bisa membuka dan melihat pendapatan Adsense anda dari halaman Dashboard, karena semua ini hanya berupa gangguan saja, perlu anda ketahui Adsense itu sudah sering mengalami hal seperti ini.

Saya sudah menjadi Publisher Adsense dari Tahun 2014 hingga sekarang sudah tahu betul, bahwa masalah seperti ini tidak perlu anda khwatirkan, karena kalau tidak salah setiap tahun itu kira-kira ada 2-3 kali kejadian serupa.

Kejadian semacam ini kerapa disebut dengan Adsense Freeze (Frozen) yang artinya semua Metrix Statistik di Dashboard Adsense tidak kunjung berubah, meski sudah anda Refresh berkali-kali, biasanya masalah ini akan menimpa seluruh Publisher Adsense dari seluruh dunia.


# Angka Statistik Adsense tidak update?


Apakah saya punya bukti terkait argumen saya ini? ya jelas saja, sejauh ini saya punya 2 buah bukti kuat yang seharusnya anda tidak usah khwatir berlebihan lagi :


# Pemberitahuan di Akun Adsense anda


Sebenarnya jika masalah gangguan seperti ini terjadi, maka Google akan langsung memberitahu anda, bukan melalui Email, tetapi melalui Bar Notifikasi yang bisa anda lihat pada bagian Tab Report.

Angka Statistik Adsense tidak update?

Selanjutnya silahkan saja lihat pada bagian atas, sebagai buktinya ini adalah pemberitahuan dari pihak Adsense bahwa sedang terjadi gangguan yang terjadi pada tangga 2 Mei 2019.

Pemberitahuan ini seharusnya ada dan muncul di setiap akun Adsense, hanya saja seperti saya sebutkan sebelumnya, Notifikasi ini hanya muncul pada bagian Tab Report saja.


# Forum Resmi Google Adsense


Logikanya seperti ini, jika anda memang khwatir akun Adsense anda tidak kunjung Update semua Metrix Statistiknya, maka harusnya yang khwatir bukan hanya anda sendiri saja, artinya masalah ini pasti di alami orang lain bukan?

Maka untuk memastikannya silahkan saja akses Forum Google Adsense Resmi, dan lihat apakah ada masalah yang sama telah terjadi pada Pubisher Adsense lain.

Untuk kasus yang terjadi pada tanggal 2 Mei 2019, anda bisa lihat sendiri buktinya seperti ini :

Angka Statistik Adsense tidak update?

Dan masih ada banyak lainnya, maka harusnya anda tidak perlu khwatir, karena masalah ini bukan hanya anda saja yang mengalaminya.

Lalu kapan Statistik Metrix Adsense akan kembali Normal? harusnya kurang dari 12 Jam sudah bisa berjalan dengan Normal lagi dan statistik yang "Stuck" sebelumnya kini sudah mulai di Update lagi ketertinggalannya.

Satu hal yang pasti adalah perhitungan Statistik Adsense anda tidak akan berubah, menyusut ataupun hilang dalam skala besar, terjadi penurunan mungkin saja terjadi, tetapi mungkin tidak sampai 20% dan anda tetap akan mendapat hak pendapatan harian Adsense anda, hanya saja data pendapatan tersebut terlambat untuk di update, berhubung sedang ada gangguan.

Maka dengan demikian, jika nantinya muncul lagi masalah seperti ini, anda tidak perlu khwatir, resah, galau dan lain sebagainya. karena masalah seperti ini memang menjadi yang sudah umum terjadi.

Jika memang anda seorang yang suka cepat khwatir, maka silahkan gunakan 2 cara diatas untuk memastikan dan membuat anda tenang, semoga bermanfaat.

Thursday, April 11, 2019

Pantau Pendapatan Adsense secara Real Time dengan Widget Adsense Android

Pasang Widget Adsense Android

Selain bisa di akses melalui alamat Website, faktanya anda juga bisa melacak pendapatan Adsense harian anda secara Real Time melalui aplikasi Adsense yang sudah di sediakan untuk sebuah smartphone, dalam kasus ini adalah Platform Android.

Aplikasi Adsense untuk Android ini langsung di buat oleh Google, jadi dalam penggunaannya aplikasi ini pasti aman dari pencurian data, maupun tindakan illegal lainnya, karena kerahasiaan informasi akun, termasuk di dalamnya akun Gmail dan Passwordnya di pastikan aman.

Anda bisa saja menginstall aplikasi Adsense tersebut secara gratis melalui aplikasi Google Play Store, untuk sizenya sendiri juga terhitung sangat ringan, sehingga aplikasi Adsense ini tentu tidak akan memakan banyak size pada Internal Memory smartphone Android anda.

Lalu, aplikasi Adsense ini juga sangat baik performanya, asalkan jaringan Internet yang anda gunakan stabil, maka akurasinya akan sama saja seperti Adsense versi Web, jujur kalau saya sendiri lebih banyak menggunakan aplikasi Adsense ini di bandingkan membuka alamat situs resmi Adsense.

Selain mudah, aplikasi Adsense Android ini juga menampilkan akurasi data yang Real Time, jadi kapan saja bisa saya pantau jika sedang ingin.

Ternyata ada cara yang lebih mudah lagi, jika anda ingin memantau pendapatan Adsense anda melalui Smartphone Android, yaitu dengan memanfaatkan Widget Adsense!

Cara kerjanya adalah Widget Adsense tersebut akan menunjukan hitungan pendapatan Adsense anda secara Real Time, tergantung dari waktu Refresh yang telah anda buat di Settingan aplikasi Adsense, seperti ini :

Pasang Widget Adsense Android

Saya asumsikan disini anda menggunakan waktu Refresh selama 5 Menit, jadi artinya setiap 5 Menit Widget Adsense tersebut akan terus di Update, asalkan smartphone Android anda terkoneksi dengan Internet.

Untuk bisa mengaplikasikan Widget Adsense ini cukup mudah, silahkan akses menu Launcher (Home) yang anda gunakan, lalu cari menu Widget dan pilih Widget Adsense.

Pasang Widget Adsense Android

Disini saya menggunakan Smartphone Xiaomi, mungkin seperti ini gambarannya, untuk smartphone Android lain, caranya sama saja yang berbeda mungkin hanya tampilan dan letak menu Widgetnya saja.

Anda juga bisa mengatur tampilan Widget Adsense tersebut, apakah ingin menampilkan statistik harian dan hari kemarin atau seterusnya.

Pasang Widget Adsense Android

Atau gunakan yang minimalis, yaitu hanya menampilkan tampilan taksiran untuk hari ini saja.

Pasang Widget Adsense Android

Jika anda sudah mengaplikasikan cara ini, maka anda tidak perlu lagi bersusah payah membuka aplikasi Adsense yang sudah anda install di smartphone Android anda, apalagi untuk membuka situs Adsense yang mungkin akan lebih banyak menguras Kouta Internet.

Cara ini saya terapkan sudah lama, jadi ketika saya membuka kunci layar, maka saya sudah bisa mengetahui berapa taksiran pendapatan saya hari ini.

Namun, saya sarankan jika anda memiliki penyakit jantung atau penyakit Mood yang berubah secara drastis, saya sarankan jangan gunakan fitur Widget ini, alasannya cukup sederhana, karena pendapatan Adsense harian itu tidak stabil, mungkin anda bisa terkejut dan sedih melihat angka pendapatan yang bisa jadi sangat kecil dan bisa mengganggu Mood anda dalam berkerja nantinya, semoga artikel ini bermanfaat.

Wednesday, April 10, 2019

CPC / BPK Adsense di Tahun 2019 sangat kecil? ini penyebabnya!

CPC / BPK Adsense Tahun 2019 Turun Drastis

Banyak Publisher Adsense kecewa di tahun 2019, tidak saya pungkiri, saya pun juga kecewa melihat pendapatan harian Adsense saya yang sulit naik dan jika di bandingkan dengan awal tahun 2018 silam, maka terjadi penurunan hingga 40% di awal tahun 2019 ini jika saya bandingkan.

Memang benar-benar menusuk hati Adsense di tahun 2019 ini. Tetapi, saya tetap harus bersyukur meski tidak sebanyak awal tahun lalu, saya kira pendapatan dari beberapa Blog yang saya kelola masih lebih dari cukup untuk bisa beli Bakso setiap hari.

Lalu sebenarnya apa sih yang terjadi dengan Adsense? apakah hanya saya atau anda saja yang mengalami hal serupa, karena sekarang sudah bukan berada di bulan Januari atau Februari lagi, kenapa nilai Klik CPC / BPK Adsense masih saja jelek, seakan tidak ada bedanya setiap bulan? padahal Visitor terus naik dan terkesan stabil di beberapa Blog?

Maka, tenang saja yang mengalami masalah ini bukan hanya kita saja, melainkan seluruh Publisher Adsense dari seluruh dunia, dari mana saya tahu? silahkan buka saja forum Adsense Observation Earnings yang ada di pencarian Google.

Semua member yang memberikan Comment semuanya mengeluh, bisa itu Publisher dari Australia, India, bahkan yang terkenal dengan CPC-nya yang besar yaitu United States pun juga mengeluh.

Disini saya dapat menangkap pokok masalah yang terjadi, yaitu masalah datang memang dari Adsensenya sendiri, bukan dari Negara atau Geotargeting, karena dari yang saya amati, Publisher dari semua Negara mengalami penurunan pendapatan yang bisa mencapai 40-60% jika di bandingkan dengan tahun silam.

Kita di Indonesia? ya sama saja, terlebih kita akan lebih sakit! karena harga CPC / BPK Indonesia yang sudah kecil normalnya, kini malah di perkecil lagi, sungguh tragis memang.

Lalu apa sih yang terjadi dengan Adsense? ini beberapa dari analisa yang sudah saya temukan, semuanya memang mulai terjadi di tahun 2018 lalu, dimana banyak hal besar di Adsense yang terjadi, meski demikian faktanya Adsense itu sudah mengalami sedikit penurunan performa dari tahun 2017 silam.

Namun, tidak begitu signifikan dan tidak terlalu terasa, di Tahun 2019 ini, wahhhhh parah sekali penurunannya! dan ini tidak ada obatnya sama sekali! inilah yang membuat banyak Publisher Adsense seluruh dunia kesal.

Berikut adalah beberapa analisa terkait penurunan CPC / BPK Adsense yang begitu drastis di tahun 2019 ini :


1. Demam Awal Tahun


Ya! semuanya juga tahu, bahwa di awal tahun itu Adsense selalu buruk performanya, alasanya sederhana saja, karena Inventory Iklan Adsense tidak banyak dan perusahaan cenderung menahan budget untuk di keluarkan, biasanya pada akhir Kuartal 1 sudah terlihat peningkatan pendapatan, sekarang di tahun 2019, sayangnya hal tersebut tidak terjadi seperti tahun sebelumnya.


2. Ads.txt


Ini juga bisa jadi merupakan salah satu Faktor Anjloknya CPC / BPK Adsense yang tidak berkesudahah, umumnya di awal tahun 2018 lalu, kita di suruh untuk mendeklarasikan bahwa kita adalah penayang ekslusif dan sah dari Inventory Iklan Google Adsense dengan memasukan kode Publisher dan Kode Numerik Sah Google Publisher, melalui fitur yang sudah di sediakan di Blogger, anda bisa melihat artikelnya disini Cara Setting Custom Ads.txt yang benar untuk Adsense.

Faktanya jika anda tidak mendeklarasikan bahwa anda adalah penayang Adsense yang sah untuk Blog yang anda jalankan, maka sudah pasti Iklan Adsense tidak akan muncul dan dampaknya pendapatan akan turun, tetapi saya pikir masalah ini akan sedikit saja berdampak.

Dampak yang dirasakan mungkin hanya di pendapatan secara keseluruhan, namun tidak dengan CPC / BPK.


3. Artikel harus di Crawl Robot Adsense


Ini juga harusnya sudah anda ketahui, ketika anda telah membuat artikel baru, maka otomatis Iklan Adsense tidak akan muncul (Blank) hal ini karena artikel anda harus di Crawl dulu oleh Robot Adsene, apakah layak untuk menampilkan Iklan Adsense atau tidak.

Umumnya Iklan akan muncul dalam beberapa Jam kemudian setelah rilis, faktanya Robot Adsense ini akan melakukan Crawling ke setiap artikel anda yang sudah anda buat setiap hari, jika belum di Crawl hari ini, maka Iklan Adsense akan Blank pada artikel tersebut, tidak peduli apakah itu artikel lama arau baru.

Iklan Adsense tidak akan tampil jika belum di Crawl Robot Adsense dan sekali lagi ini berlaku setiap hari dan bukan hanya sekali Crawl saja! inilah salah satu sebab kenapa pendapatan Adsense anda menurun, karena benar saja Iklan jarang tampil dan potensi pendapatan juga akan berkurang.


4. Kebijakan Cookies EU (Uni Eropa)


Kalau menurut saya pribadi inilah penyebab utamanya, karena dari apa yang saya amati, peraturan ini mulai di sahkan pada bulan Mei 2018 silam dan faktanya dari bulan Juni 2018 hingga sekarang CPC / BPK Adsense sangat payah, tidak seperti sebelumnya.

Lalu, pada saat inilah muncul sebuah fenomena di mana semua Publisher Adsense dari seluruh dunia mengeluh, akan turunnya Nilai CPC Adsense yang terhitung dari Bulan Juni 2018 silam.

Seharunys peraturan ini hanya berlaku pada negara yang termasuk ke dalam organisasi Uni Eropa saja, tetapi kenapa Indonesia dan negara lain juga ikut berpengaruh?

Kalau dari sudut pandang saya, semua ini terjadi karena ada batasan Inventory Iklan Adsense yang sekarang tidak seperti dulu lagi.

Dulu anda bisa mendapatkan CPC yang besar mungkin karena Iklan Adsense luar negeri masuk dan kebetulan relevan dengan topik Blog anda, lalu peraturan Cookies ini di berlakukan, anda sudah bisa menebak sendiri apa yang terjadi.

Sedikit banyaknya peraturan EU ini berdampak pada Inventory Iklan Adsense, sebagai hasilnya sekarang kita di Indonesia hanya bisa mendapatkan Iklan dengan nilai yang "Kroco" saja, mungkin salah satu sebabnya karena memang penggunaan Cookies di batasi di Adsense, sehingga tidak semua Iklan dari berbagai negara masuk ke Blog anda.

Sebagai contohnya dulu saya banyak melihat iklan bahasa, thailand, china, jepang, india yang masuk di Blog saya, sekarang? saya hanya bisa melihat Iklan berbahasa Indonesia dan sebagian Inggris saja, sayangnya nilai CPC / BPK nya begitu mengecewakan, jadi dari perspektif saya, peraturan EU ini sangat mempengaruhi kinerja CPC / BPK yang sedang kita alami sekarang.


5. Pemain besar minggat


Sebenarnya tidak minggat dalam artian tidak memasarkan produk mereka dari Adword lagi, melainkan saya pikir pindah Platform, karena di Tahun 2019 ini saya pikir kebanyakan orang lebih suka menonton dari pada membaca dan inilah yang mereka lakukan.

Mereka membuat sebuah kampanye iklan yang lebih efektif dan menjangkau lebih banyak konsumen dengan beriklan dengan Media Video, seperti di Youtube.

Logika ini memang berdasar, karena para Advertiser tentu lebih menyukai Produk mereka lebih di lihat dan di minati, tetapi dengan Cost (Biaya) pemasaran yang kurang lebih sama, maka dari itu sekarang nampaknya banyak pengiklan yang sudah berpindah dari metode Iklan Banner dan Baris.

Berpindah ke Iklan Video yang nyatanya lebih menguntungkan dari beragam perspketif, saya juga sudah mengamati hal ini, dimana biasanya perusahaan eCommerce memasang Iklan di Adsense Blog dengan CPC yang lumayan sekarang sudah jauh sangat berkurang.

Hasilnya? persaingan Bid Iklan tertinggi jarang terjadi, kebanyakan Iklan yang muncul hanya Iklan "Kroco" dengan CPC / BPK 100 - 200 perak saja, setelah saya amati lebih dalam saya mendapatkan fakta.

Bahwa mereka aktif di Adsense Youtube berupa Video dan tidak lagi mengiklankan melalui Banner dan Iklan baris lainnya, saya pikir ini salah satu penyebab nilai Iklan Adsense yang begitu ngenes di tahun 2019 ini.


6. System Google Adsense


Inilah perkiraan terakhir saya, karena Google adalah sebuah perusahaan besar dan pastinya sebuah perusahaan Profit, maka mereka tentu saja tidak akan membiarkan hal ini terjadi terus-terusan, saya yakin masukan dari para Publisher selalu di dengarkan.

Apalagi dalam kasus sekarang ini, seluruh Publisher Adsense dari berbagai negara mengeluhkan hal ini, mungkin sekarang mereka sedang mencari jalan keluarnya.

Karena jika tidak, bisa jadi masalah ini akan di ambil oleh pesaing Google dengan memanfaatkan momentum yang ada, maka percaya saja Google pasti melakukan sesuatu untuk kesejahteraan kita ke depannya.

Jadi, saya pikir ke-6 alasan di atas mungkin saja penyebab masalah CPC / BPK Adsense yang rendah di tahun 2019 ini.

Jika anda bertanya apakah ada solusi dari masalah ini? maka jawabannya sama sekali tidak ada, saya sudah mencoba banyak hal dari yang Google sarankan, hingga ber-eksperimen sendiri, hasilnya? tidak ada perubahan.

Dalam kasus ini saya tidak menggunakan cara Non-Halal, saya tidak tahu trik nakal apa yang di gunakan untuk meningkatkan pendapatan Adsense, tetapi saya pikir dalam kasus ini mau bagaimanapun caranya, jika itu berhubungan dengan Inventory Iklan Google dan hal teknis yang berkaitan dengan System Iklan serta penentuan jenis iklan dan harga Iklan, maka mau bagaimanapun anda melakukan sesuatu, hasil akhirnya akan tetap sama saja.

Saya yakin argumen saya di atas banyak di dukung oleh Publisher Adsense di luar sana, jika ada yang menentang mungkin mereka adalah seorang Publisher baru atau seorang Publisher yang "Sok-sokan" bukan bermaksud menjelakan, hanya saja itulah faktanya dan fakta ini saya temukan bukan dari hasil pengamatan saya saja, melainkan dari apa yang sedang terjadi pada semua Publisher Adsense sekarang ini.

Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih telah mendengarkan argumen dan keluh kesah saya, pada akhirnya kita harus tetap berjuang semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan pendapatan yang lebih baik, jika memang CPC / BPK tidak membagus dari beberapa waktu ke depan, paling tidak Visitor Blog harian terus meningkat, jadi jangan sampai patah arang dan semangat!

Saturday, February 2, 2019

Berapa lama tahap Review pada Add New Site (Tambah Situs Baru) pada Adsense sekarang ini?

tahap review tambah situs adsense

Mulai dari awal tahun 2019 pihak Google Adsense sudah membuat perubahan yang cukup besar dalam komunitas mereka dan aturan itu nampaknya sudah efektif untuk semua akun, yaitu adalah semua pemilik akun Adsense tidak bisa seenaknya memasukan situs baru untuk bergabung di Google Adsense, tidak seperti sebelumnya.

Seperti yang anda tahu sebelumnya jika anda sudah mendapatkan akun Adsense yang artinya anda sudah di terima sebagai Publisher dari serangkaian tahap Review dan memakan waktu lama, maka setelahnya jika anda ingin mengaitkan situs anda ke Adsense, maka tidak perlu lagi tahap Review.

Namun, sekarang sudah berbeda! karena semua situs baru di wajibkan untuk di review terlebih dahulu dan ini mutlak di berlakukan untuk semua Publisher Adsense yang ada saat ini.

Menurut saya pribadi langkah yang di ambil Google ini memang merupakan langkah yang strategis, mengingat penggunaan Adsense di Web saat ini yang berubah fungsi, seperti di tempel pada situs Short Link, situs dengan konten terlarang, atau teknik kecurangan lainnya yang pastinya untuk keuntungan sepihak dan merugikan untuk Publisher secara menyuluruh.

tahap review tambah situs adsense


Maka dengan demikian di berlakukanlah hal semacam ini, lalu pertanyaannya adalah :

"Seberapa Lama Tahap Review Akan Berlangsung?"


Mungkin ini yang menjadi pertanyaan paling banyak di ajukan, maka saya akan menjawabnya dengan jelas, hal ini datang dari saya sendiri yang pada tanggal 3 Januari 2019 lalu memberanikan diri mendaftarkan Review Blog Ashadin.com ini dengan jumlah trafik yang masih unyu-unyu.

Lalu berapa lama agar situs saya di setujui? Hal ini bersifat tidak tetap, namun Google sendiri telah menyebutkan bahwa proses ini biasanya akan berlangsung kurang dari satu hari, artinya kurang daru 24 Jam situs anda akan selesai di Review.

Dalam kasus saya tahap Review ini terjadi selama 9 Jam, yaitu saya mulai mendaftarkan jam 10 Pagi dan mendapatkan Email dari Adsense bahwa situs saya di setujui 7 Malam, untuk durasi waktu memang berbeda-beda.

Seperti yang di katakan Google bahwa proses akan berlangsung kurang dari satu hari umumnya, tetapi ada beberapa kasus yang harus menunggu Review selama berhari-hari, hal ini sudah di sebutkan Google juga, bahwa memang ada beberapa kasus situs anda akan di Review dalam beberapa hari.

Anda sudah bisa menebak sendiri kenapa situs anda belum juga di Review hingga sekarang, jika itu sudah memakan waktu 3 Hari atau lebih maka anda bisa khwatir, karena pada dasarnya ada sesuatu yang terjadi di situs yang anda kelola, yaitu sebagai berikut :

1. Konten Blog anda tidak benar (Copas, Illegal, Hoax, Low Quality, dll)
2. Traffic yang sangat sedikit dan bukan dari Organic Search
3. Jumlah Konten Blog yang tidak cukup banyak

Lalu seperti apa idealnya agar bisa menambahkan situs di Adsense secara pasti? memang tidak ada yang pasti, tetapi kalau menurut saya pribadi dan berkaca dengan situs yang saya daftarkan dan berhasil kurang dari satu hari, maka situs yang di daftarkan haruslah memiliki spesifikasi sebagai berikut :

1. Konten yang unik, bukan hasil copas, plagiat or anything crap!
2. Jumlah artikel yang kalau menurut saya itu idealnya 20 lebih
3. Jumlah kunjungan harus lebih banyak dari Organic Search seperti Google Search, dll dan bukan Direct misal dari Facebook, forum dll
4. Domain harus sudah berumur paling tidak 1-2 Bulan
5. Sebelumnya situs tidak pernah kena masalah, seperti pelanggaran DMCA, Banned, Deindex atau apapun itu.

Harusnya jika anda sudah memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan konten dan situs Blog anda, anda tidak perlu khwatir, karena ujung-ujungnya pasti akan di terima, tetapi jika memang anda pernah dan masih melakukan hal illegal di situs yang anda daftarkan, maka saya tidak merasa heran jika situs anda di tolak atau di gantung berhari-hari bahkan berulang-ulang.

Selanjutnya pertanyaan yang kerap di tanyakan adalah :

"Berapa Kali Tahap Review Ini akan Berlangsung?"


Maka jawabannya adalah 1 Kali saja, berbeda dengan ketika anda ingin mendaftarkan diri bergabung dengan Adsense yang membutuhkan 2-3 Kali Review, untuk kasus Add New Site ini hanya akan berlangsung 1 kali Review saja.

Dan harus anda ingat, ketika anda sudah mengajukan atau menambahkan situs anda di Adsense, maka ingat code ini harus di sertakan bagian bawah tag <head>

tahap review tambah situs adsense

Jika tidak maka situs anda tidak akan di Review oleh pihak Google, percaya saja ini banyak terjadi bagi para publisher awam, kasusnya seperti di gantung tidak ada kepastian, padahal mereka tidak menyertakan kode yang sudah di beritahukan oleh pihak Google ke template situs Blog.

Thursday, December 13, 2018

PIN Verifikasi Adsense tidak sampai? silahkan ikuti 2 cara ini


Memiliki akun Adsense secara full atau penuh itu memang panjang jalannya, selain anda mesti menunggu review dari pihak Google yang mungkin saja membutuhkan waktu hingga satu bulan, belum lagi statusnya yang mungkin saja di tolak dan anda harus mendaftarkan ulang dan menunggu lagi hingga review selesai.

Maka dengan demikian wajar jika sebuah akun Adsense tersebut akan bernilai istimewa jika memang di daftarkan dengan cara yang benar dan di terima dengan cara yang benar pula.

Tetapi, setelah akun anda di setujui dan anda bisa menayangkan iklan, faktanya ada satu buah dinding lagi yang mesti anda lewati, itu adalah tahap verifikasi alamat yang nantinya akan di kirimkan langsung oleh Google ke alamat yang sudah anda input di Request PIN pada Google Adsense.

Jika anda tidak mendapatkan PIN tersebut, pastinya iklan tidak akan tampil lagi dan pastinya anda tidak akan bisa menerima pembayaran gajih, jika memang sudah sampai pada ambang batas pembayaran, jika di bayangkan memang agak sulit! nyatanya tidak seperti itu jika anda tahu triknya.

Memang pada akhirnya anda harus menunggu paling tidak 1 Bulan agar PIN tersebut sampai ke alamat tujuan, bahkan pengalaman saya pribadi saya baru mendapatkan PIN tersebut setelah 4 Bulan lamanya menunggu.

Ternyata ada suatu cara agar anda bisa mendapatkan PIN tersebut secara pasti dan mungkin saja akan lebih cepat, berikut adalah cara-cara yang bisa anda lakukan, cara ini sudah di buktikan sendiri oleh teman-teman seperjuangan saya :


1. Pilih alamat di kota besar


Percaya saja, jika anda tinggal di pedesaan yang jauh dari Ibu Kota maka 80% PIN tersebut tidak akan pernah sampai ke tempat tujuan yang anda isikan, saya pikir yang sudah pengalaman terkait hal ini pasti setuju dengan argumen saya di atas.

Jika memang anda tinggal di pedesaan atau jauh dari Ibu Kota, maka lebih baik ketika anda melakukan Request PIN anda pilih lokasi tujuan ke Kota Besar, tentu saja harus ada alamat pastinya, untuk ini anda bisa meminta bantuan ke teman, keluarga, maupun kerabat anda yang berada di Kota besar tersebut.

Sebagai contoh ini pengalaman pribadi saya, dulu saat melakukan Request PIN saya tinggal di Kabupaten yang agak jauhan dari Ibu Kota, sehingga 2 kali PIN yang saya Request tidak pernah sampai hingga sekarang.

Ketika itu saya meminta bantuan teman saya yang berada di Kota Banjarmasin, untuk meminjam alamatnya, setelah saya isi alamat tersebut dengan beralamatkan di Ibu Kota, maka jelas saja dalam waktu 1 Bulan PIN tersebut sudah sampai.

Sehingga ini sudah menjadi bukti bahwa PIN yang anda Request akan lebih cepat sampai ke Ibu Kota di bandingkan ke wilayah seperti pedesaan atau kabupaten yang mungkin berjarak jauh dari Ibu Kota.


2. Datang ke Kantor Pos


Ini juga bisa anda lakukan agar anda bisa cepat mendapat PIN tersebut, yaitu langsung saja datangi Kantor Pos dan tanyakan saja apakah ada kiriman dari Google untuk nama sebagai berikut?

Memang tergolong agak ribet, tetapi terbukti berhasil, karena biasanya kiriman yang agak aneh seperti surat verifikasi PIN tersebut memang agak jarang di antar lebih cepat dan sering di tumpuk, alasanya sederhana saja.

Karena alamat tujuannya yang mungkin membingungkan, ini juga pengalaman pribadi saya dengan teman saya.

Sewaktu itu saya dan teman saya mendatangi Kantor Pos pusat dan menayanyakan apakah ada kiriman dari Google untuk nama yang tertera sebagai berikut? setelahnya betapa terkejutnya saya melihat puluhan surat verifikasi PIN yang di tumpuk.

Saya tanyakan kepada tukan Pos tersebut, kenapa tidak di antar ke tempat tujuan? alasannya adalah lokasi dari destinasi tujuan tidak di ketahui atau tidak jelas, jadi surat PIN tersebut hanya di tumpuk saja dan nantinya yang berkepentingan bisa saja datang untuk mengambilnya ke kantor POS.

Itulah 2 cara yang bisa anda lakukan agar akun Adsense yang anda gunakan bisa menjadi SAH! menjadi milik anda sepenuhnya.

Dulu ketika 3 kali gagal mendapatkan PIN verifikasi, maka selanjutnya akan di arahkan ke verifikasi KTP, untuk sekarang ini saya tidak tahu lagi, apakah cara itu masih bisa atau tidak, kalau masih bisa tentu saja akan sangat memudahkan anda.

Tetapi menunggu hingga batas 3 kali Request PIN habis itu sangat lama lho! bisa memakan waktu lebih dari 6 Bulan.

Maka dengan demikian jika anda sudah memiliki akun Adsense yang sudah PIN bersyukurlah, karena kalau saya lihat-lihat lagi, untuk mendapatkan akun Adsense resmi sekarang ini sudah berkali lebih susah dari dulu.

Maka dari itu sayangi akun Adsense yang anda miliki, karena jika anda serius di dunia Blogging, maka akun Adsense yang anda miliki bisa menjadi mesin penghasil pendapatan terbaik, itulah yang saya rasakan sekarang ini.

Keuntungan dan Kerugian antara akun Adsense USD dan Adsense Rupiah


Jika anda pengguna Adsense baru mungkin anda tahunya bahwa akun Adsense yang anda daftarkan memang hanya bermata uang Rupiah (IDR) dan bukan USD ($), hal ini wajar saja, karena sejak tahun 2015 atau 2016 pihak Adsense sudah melakukan perubahan terhadap jenis akun yang di sesuaikan dengan nilai mata uang yang di gunakan di negera tersebut.

Jadi, jika anda mempunyai sebuah akun Adsense IDR dan anda ingin mengubahnya menjadi mata uang USD. Maka, hal tersebut tidak bisa anda lakukan, karena memang tidak ada settingan atau pengaturan untuk hal tersebut dan itu sifatnya sudah baku.

Sejak pertama kali meluncur akun Adsense hanya punya 2 buah mata uang yaitu Dollar dan juga Euro, pada tahun yang sudah saya sebutkan di atas mata uang dari negara masing-masing yang sudah resmi di support Adsense juga sudah di tambahkan, hingga akhirnya jika anda mendaftarkan akun Adsense dari Indonesia, maka akun tersebut akan bernilai IDR atau Rupiah.


Apakah memang berbeda kedua buah jenis akun USD dan IDR tersebut?


Jelas sekali berbeda, seperti contohnya ambang batas pembayaran, untuk akun Adsense IDR itu Rp.1.300.000 dan untuk USD adalah $100, jika kita hitung currency sekarang ini, maka 1 USD = 14.000, maka anda yang punya akun Adsense USD baru akan menerima gajih, jika sudah mencapai Rp.1.400.000 yang mana akun IDR sudah gajihan di level Rp.1.300.000.

Selain itu nilai CPC/BPK juga berbeda dari kedua akun ini, yang mana jika akun Adsense IDR nilai BPK-nya itu sudah fixed, artinya jika nilai klik tersebut hanya 300 rupiah, maka ya 300 rupiah itu yang akan anda dapat.

Berbeda dengan akun USD jika anda mendapat CPC di kisaran $0.10, dengan Currency 14.000 saat ini, maka jelas sekali anda akan mendapatkan 1.400 rupiah, namun jika naik nilai Currency-nya di waktu sesudahnya menjadi 14.500, maka jelas sekali anda akan untung, karena anda akan mendapatkan 14.500.

Tetapi anda juga bisa menjadi rugi, jika nilai tukar Rupiah ke Dollar semakin menguat dari waktu ke waktu.

Memang sudah sangat terlihat bahwa akun IDR dan USD pada Google Adsense itu berbeda, dari segi tampilan dan fitur mungkin sama saja, namun hasil akhirnya bisa berbeda-beda, di mana kalau saya lihat lebih dalam lagi, pemilik akun Adsense USD akan lebih banyak di untungkan, karena Currency-nya yang berubah-ubah dan tidak bersifat baku (Fixed) seperti akun Adsense IDR.


Bagaimana sih cara agar bisa mendapatkan akun Adsense USD tersebut?


Sejauh ini memang tidak bisa anda lakukan lagi jika anda memang mendaftar di Negara Indonesia, namun bukan berarti anda tidak bisa memiliki akun Adsense USD tersebut, berikut adalah 2 cara yang bisa anda lakukan agar bisa mendapatkan akun Adsense USD :


1. Mendaftar dengan Informasi kependudukan di luar Negara Indonesia


Artinya anda akan membuat sebuah akun Adsense berdasarkan data kependudukan negara asing, dalam kasus ini kita akan menggunakan informasi data diri dari orang Amerika Serikat.

Sebelum itu pastinya anda harus punya kenalan dulu dari negara asing tersebut, karena identitas kependudukannya lah yang akan kita gunakan agar bisa mendapatkan akun Adsense USD.

Ingat! jangan asal meletakan identitas orang lain, tanpa izin, karena ini adalah tindakan Illegal dan melanggar hukum!.

Jika sudah mendapatkan identitas tersebut, silahkan daftarkan dengan identitas dari kerabat dari negara Asing tersebut, tunggu semua proses review selesai, jika anda di terima bergabung dengan Google Adsense, sudah jelas akun yang akan anda dapatkan adalah akun Adsense USD yang tentu saja valib, bukan dari hasil kecurangan dan lain sebagainya.


2. Membeli akun Adsense USD


Saya tidak tahu cara ini apakah di perbolehkan atau tidak, namun melihat dari fenomena sekarang ini yang banyak sekali orang menjual akun Adsense, maka saya pikir tindakan semacam ini legal saja.

Jika anda memang benar ingin mendapatkan akun Adsense USD, maka anda bisa membelinya di agen terpercaya, silahkan masuk saja ke Group Adsense Indonesia di FB, banyak kok yang jualan akun Adsense.

Jika spesifikasi akun Adsense USD tersebut sudah berumur, pernah gajian, sudah PIN dan lain sebagainya, maka saya yakin harga jualnya pasti jutaan.

Namun, saran saya jangan beli yang belum verifikasi PIN alamat, karena akan sangat sulit untuk melakukan tahap verifikasinya.

Terakhir, pastinya membelilah di tempat yang sudah terpercaya, karena kasus penipuan di bidang ini sudah tak terhitung lagi jumlahnya.

Dengan demikian sudah saya jelaskan apasih untung ruginya memiliki akun Adsense USD dan IDR tersebut, jika anda tidak bisa menangkap gambarannya secara jelas, maka saya akan buatkan kesimpulan sebagai berikut :


Adsense USD


Keuntungan :


1. Pendapatan yang flexible tidak fixed nominalnya.
2. Biasanya harga CPC lebih besar dari akun Adsense IDR.
3. Tampak Profesional, karena menggunakan Dollar.

Kerugian :


1. Bisa sangat merugikan jika nilai tukar Rupiah ke Dollar terus menguat.


Adsense IDR


Keuntungan :


1. Ambang batas pembayaran sudah fixed pasti di nilai 1.300.000 Rupiah.
2. Nilai CPC atau BPK yang sudah fix rated-nya.
3. Bahasa standard-nya adalah Indonesia, sehingga mudah untuk di pahami.
4. Sangat mudah dalam melakukan verifikasi PIN.

Kerugian :


1. Nilai CPC atau BPK bisa saja menjadi lebih rendah jika di bandingkan akun Adsense USD.

Itulah beberapa kesimpulan yang bisa saya buat untuk menggambarkan perbedaan dari akun Adsense USD dan juga IDR, silahkan anda tentukan sendiri, mau pakai yang mana.

Kalau saya sendiri menggunakan akun Adsense USD yang saya pikir memang lebih banyak kelebihannya, silahkan anda pertimbangkan saja dulu, karena akun Adsense IDR pun juga sudah sangat bagus, semoga bermanfaat.

Tuesday, December 11, 2018

Ketahui hal ini agar tidak di tolak saat mendaftar di Google Adsense


Mendapatkan status sebagai publisher resmi di jaringan periklanan Google Adsense pasti menjadi harapan sebagian Blogger yang ada saat ini, karena jika kita lihat dari performa dan hasilnya maka Google Adsense tidak ada saingannya, jika kita berbicara terkait rate income per-klik terhadap harga iklannya.

Selain itu jenis iklan pun sangat banyak dan variatif, wajar saja mengingat para Advertiser masih mengandalkan Google Adsense dalam melakukan promosi terhadap produk yang mereka tawarkan, jadi jika ibarat primadona penghasil pundi pundi uang terbaik secara online melalui kegiatan Blogging, maka Google Adsense lah yang menjadi primadonanya.

Tetapi di balik penghasilan yang menggiurkan dari Google Adsense, nyatanya agar bisa tergabung dalam jaringan Google Adsense tidaklah mudah, karena Blog yang di terima agar bisa menampilkan iklan dari Google Adsense itu memang harus Blog yang mempunyai kualitas dari segi konten dan traffic.

Sehingga jika anda memiliki sebuah Blog anda tidak bisa langsung mendaftarkan begitu saja, karena saya jamin maka anda akan di tolak, alasannya cukup sederhana, karena Blog anda tidak memenuhi syarat.

Maka yang perlu anda lakukan sebelumnya adalah mencari tahu apa saja persyaratan yang di butuhkan agar bisa di terima di Google Adsense dalam sekali pengajuan saja, disini saya akan tuliskan lengkap, berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman yang memang sudah lawas bermain di bidang ini.



1. Blog harus berusia 6 Bulan


Benarkah dan haruskah? maka saya akan jawab iya itu harus anda penuhi! Karena Blog yang di terima di jaringan Google Adsense itu harus berkualitas, selanjutnya orang di balik Blog tersebut juga harus tahu cara mainnya agar tidak merugikan pihak Google.

Apakah ada dasar dari hal ini? tentu saja ada dan ini sudah secara resmi di katakan oleh pihak Google di DISINI.

Maka jika anda berniat menjadi Publisher Google Adsense hal pertama yang anda lakukan ialah menunggu selama 6 Bulan, lalu jangan hanya menunggu tanpa melakukan sesuatu, kembangkan Blog yang anda miliki, pahami cara main dan cara kerjanya, agar nantinya anda paham betul terkait peraturan yang tidak boleh anda langgar.


2. Jumlah Posting harus lumayan banyak


Memang tidak ada angka pastinya, kalau saya sendiri baru berani mengajukan permintaan bergabung dengan Google Adsense jika artikel di Blog saya sudah mencapai 50 buah atau lebih.

Karena disinilah akan terlihat, apakah anda serius dalam bidang ini atau tidak, jika anda mendaftarkan Blog meski sudah berusia 1 tahun lebih, tetapi jumlah artikel baru ada 10 buah, kemungkinan besar, pengajuan yang anda ajukan akan di tolak.

Meski demikian ada beberapa kasus dimana pengajuan tersebut di terima, namun tidak lama setelah itu akun yang sudah di terima tersebut kembali di banned, alasannya adalah karena Blog anda tidak mampu memberikan Impresi tampilan iklan yang besar dan tentu saja ini akan merugikan pihak Google.

Selain itu artikel yang anda buat haruslah orisinil, artinya jangan pernah lakukan Duplicate Content bisa itu dengan Tools khusus yang di lakukan secara otomatis atau melakukan Copy Paste secara manual, semua ini harus anda hindari, karena system Google itu canggih, jika anda ketahuan melakukan tindakan ilegal, pastinya pengajuan yang anda ajukan akan di tolak mentah-mentah.

Ingat! Google sangat membenci hal yang seperti ini.


3. Jumlah visit lumayan dengan dominasi sumber organic


Sekali lagi tidak ada angka pasti dari hal ini, saran saya adalah lakukan pengajuan untuk mendaftarkan diri ke Google Adsense jika pengunjung per-hari sudah mencapai 300-500 idelnya adalah 1000, tetapi mungkin sebagian orang akan kesulitan untuk mendapatkan 1000 kunjungan per-hari.

Yang menjadi masalah utamanya adalah bukan dari jumlahnya, melainkan dari mana sumber kunjungan itu berasal, jika kunjungan sebagian besar datang dari social media seperti Facebook, dll yang berbentuk Direct, maka saya yakin pengajuan yang anda lakukan akan di tolak, karena tingkat manipulasi kunjungan di kasus ini sangat besar, jadi Google tidak bisa mempercayai hal tersebut begitu saja.

Lalu sumber kunjungan seperti apa yang baik? yaitu adalah berbentuk Organic, artinya kunjungan datang langsung dari Search Engine, Google Search lebih di utamakan.

Karena hubungannya adalah jika anda bisa membuat konten yang berkualitas tentu saja artikel anda akan muncul di halaman terdepan dengan kueri khusus atau kata kunci khusus dan kunjungan dengan sumber Organic (Google Search) akan terus berdatangan.

Maka dari itu lihat statistik Blog harian anda, jika jumlah Organic Search lebih banyak dari Direct, maka anda bisa percaya diri untuk bisa melakukan pengajuan bergabung ke Google Adsense, untuk skalanya sendiri saya pikir idelanya adalah 90% untuk Organic Search dan 10% untuk Direct, lebih kecil lagi lebih bagus Direct Search-nya.


4. Jangan pasang iklan lain saat mendaftar


Hal ini yang kerap menjadi masalah fatal yang tidak di hiraukan oleh para calon Publisher, memang tidak ada peraturan jelas terkait hal ini.

Hanya saja perlu anda ketahui anda tidak boleh menjalankan resource iklan lain dengan format Contextual based berbarengan dengan Google Adsense, alasan pastinya saya kurang mengerti, tetapi peraturan seperti ini sudah ada sejak lama.

Lalu masih berlaku hingga hari ini, maka dengan demikian sebelum anda mendaftar di Google Adsense, pastikan tidak ada jenis iklan apapun, meski itu paid link sekalipun, anda harus mendaftar secara polosan atau bersih dari penyedia iklan lain, percaya saja sama saya ini benar adanya.


5. Perhatikan Navigasi Blog


Ingat! Google punya standard untuk membedakan Blog yang baik itu seperti apa dan yang tidak baik itu seperti apa, salah satunya datang dari masalah User Experience.

Artinya Blog anda itu harus mudah di akses untuk berpindah halaman dari satu halaman ke halaman lain itu harus anda buat sejelas mungkin, inti buat pengunjung Blog mudah mencari apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka baca.

Hal pertama yang harus anda hindari adalah jangan sampai ada redirect (pengalihan) ke situs lain tanpa seijin dari pengunjung, biasanya kasus ini muncul ketika anda memasangkan iklan Pop under, tolong hindari hal ini, karena hal semacam ini memang sangat menganggu kenyamanan dalam melakukan Navigasi di Blog.

Usahakan Navigasi penting di Blog seperti Search Form (Kotak Pencarian), Kategori artikel, hingga widget seperti latest post, popular psot itu paling tidak ada, karena hal ini akan membuat Blog yang anda kelola akan tampak terlihat profesional.

Hindari penggunaan template yang acak-acakan, gunakan template yang bersih saja, jangan gunakan warna yang memaksa yang akan menyakitkan mata, maka percaya saja Blog anda akan di perhitungkan untuk di terima di jaringan Iklan Adsense.

Dengan demikian menurut saya, jika ke-5 hal di atas sudah bisa anda pastikan benar dan sesuai, maka kemungkinan besar pengajuan yang anda ajukan akan di terima oleh Google, namun ingat tidak 100%.

Alasannya adalah yang memeriksa pengajuan yang anda lakukan (Tim Verifikator) Google Adsense itu manusia bukan robot, jadi jika anda kena sial karena verifikatornya sedang berada di suasana hati yang kurang baik, mungkin saja Blog yang anda ajukan akan di tolak, tetapi ini hanya kemungkinan saja.

Percaya saja pihak Google itu profesional kok, lakukan saja sesuai prosedur, saya yakin hasilnya juga akan ikut baik, anda hanya perlu banyak bersabar dan konsisten saja dengan yang anda lakukan, maka hasilnya akan anda nikmati kelak.

Untuk artikel di atas adalah hanya gambaran umum saja terkait hal yang perlu anda ketahui sebelum melakukan pendaftaran di Google Adsense, untuk meminimalisir penolakan yang akan terjadi.

Masih banyak faktor lain, seperti bahasa yang di gunakan, panjang artikel, implementasi SEO, semua itu juga berhubungan dengan kelancaran dalam bermain Google Adsense.

Kenapa saya tidak menyertakan hal tersebut? karena saya ingin anda belajar dengan cara anda sendiri, waktu 6 Bulan itu lama lho! anda bisa berkembang dengan mempelajari semua hal yang tidak saya sebut diatas.

Karena ke-5 hal diatas itu adalah syarat utamanya yang lainnya hanya optimasi, bedakan itu! jadi persiapkan dengan benar, sebelum anda melakukan pengajuan pendaftaran Google Adsense, karena jika di tolak maka akan banyak waktu produktif yang terbuang sia-sia, semoga berhasil.