ASHADIN

Carousel

Friday, January 8, 2021

2 Cara Cek apakah Xiaomi / Redmi sudah Unlock Bootloader

Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi

Secara default Xiaomi dalam kasus ini Redmi juga di jual dengan kondisi Locked Bootloader, maka harusnya device Xiaomi / Redmi yang ada di pasaran itu sekarang sudah tidak ada lagi yang berstatus Unlock Bootloader.

Lain lagi jika anda membeli smartphone Xiaomi / Redmi Second di pasaran, biasanya rentang harganya berbeda-beda, tergantung dari cacat fisik, umur smartphone Xiaomi tersebut hingga pada bagian garansi apakah masih hidup atau tidak.

Sebenarnya bukan hanya hal itu saja, melainkan kondisi Bootloader juga harus anda pahami dan ketahui, karena pasalnya jika smartphone Xiaomi itu sudah Unlock Bootloader, maka harga jualnya pasti akan jauh lebih murah dari Xiaomi dengan Locked Bootloader.

Maka dari itu anda sebagai calon pembeli smartphone Xiaomi Second harus tahu betul terkait perkara ini, karena jika tidak maka anda akan rugi, umumnya jika smartphone Xiaomi itu sudah Unlock Bootloader maka sudah pasti garansi akan hangus.

Selanjutnya keamanan system di Xiaomi / Redmi tersebut juga rentan dan tidak sekuat pada kasus Xiaomi berstatus Locked Bootloader.

Maka dengan demikian anda seharusnya bisa melakukan Cek Status Bootloader terlebih dahulu, sebelum anda membeli sebuah perangkat Xiaomi / Redmi Second.

Selain itu cara ini juga bisa anda andalkan untuk mengecek apakah device Xiaomi anda sudah Unlock Bootloader, setelah anda mengerjakan serangkaian proses Unlocking yang bisa jadi memakan waktu berhar-hari.


# Cara Cek Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi


Maka sejauh ini ada 2 buah cara yang bisa anda lakukan untuk bisa mengetahui apakah device Xiaomi sudah Unlock Bootloader atau belum.


# Dari System (Tanpa PC)


Cara pertama ini sangat mudah untuk bisa anda lakukan, yaitu anda hanya perlu mengakses menu Settings, maka anda akan bisa melihat kondisi Bootloader dari device Xiaomi bersangkutan, caranya adalah sebagai berikut :

1. Silahkan bukan Settings >> Additional Settings >> Developer Options.
2. Selanjutnya silahkan cari menu Mi Unlock Status.
3. Smartphone Xiaomi / Redmi anda sudah Unlock Bootloader jika muncul gambar seperti ini :

Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi

Jika Xiaomi anda masih Locked Bootloader, maka harusnya yang muncul adalah tulisan This Device is Locked Seperi ini :

Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi

4. Jika menu Developer Options tidak tampil atau tidak muncul, maka anda bisa mengaktifkannya dengan cara masuk ke Settings >> About Phone, Selanjutnya silahkan tekan 7 kali pada Info MIUI Version, jika sudah silahkan cari menu Developer Options pada menu Additional Settings.
5. Done!


# Dengan CMD (Pakai PC)


Cara ini membutuhkan PC/Laptop untuk bisa mengetahui kondisi dari Bootloader device Xiaomi / Redmi, umumnya menggunakan Command Prompt (CMD) yang sudah di jalankan melalui Driver Fastboot.

Maka dengan demikian, jika anda ingin mengikuti cara ini, maka silahkan lengkapi persyaratannya terlebih dahulu :

1. Fastboot Driver Terbaru
2. Kabel USB
3. Xiaomi anda masuk ke Mode Fastboot, caranya ikuti ini Cara Masuk Mode Fastboot Xiaomi / Redmi.

Jika sudah anda penuhi, maka selanjutnya anda bisa melakukan cek Bootloader Xiaomi / Redmi dengan cara berikut :

1. Silahkan Koneksikan Xiaomi anda ke PC dengan kabel USB dan pastikan Xiaomi anda sudah masuk ke dalam Mode Fastboot.
2. Buka CMD dan pastikan juga sudah terarah pada Direktori Driver Fastboot.
3. Selanjutnya silahkan masukan perintah ini :

fastboot oem device-info

4. Ini adalah kondisi dari Bootloader Xiaomi / Redmi anda, lihat pada bagian tulisan ini :

Device Unlocked: True (Sudah Unlock Bootloader)

Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi

Device Unlocked: False (masih Locked Bootloader)

Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi / Redmi

5. Jika muncul tulisan Waiting Device .... maka berarti Xiaomi / Redmi anda belum terhubung ke PC dengan baik.
6. Selanjutnya untuk melakukan Reboot silahkan masukan perintah ini :

fastboot reboot

7. Done.

Dengan demikian, itu adalah 2 buah cara yang bisa anda terapkan untuk bisa melihat kondisi dari Bootloader Xiaomi / Redmi.

Kedua cara ini sangat efektif untuk di lakukan, hanya saja khusus untuk cara pertama, kondisi ROM harus menggunakan MIUI, jika selain MIUI seperti Custom ROM lain, maka anda hanya bisa melakukan Cek Bootloader dengan menggunakan CMD saja.

Maka dengan demikian, sebenarnya anda akan rugi jika anda berniat ingin membeli sebuah smartphone Xiaomi berkondisi Unlock Bootloader dengan harga yang tinggi, karena fakta di lapangan smartphone Xiaomi Unlock Bootloader itu tidak terlalu di minati, karena biasanya sudah di utak-atik oleh pengguna sebelumnya.

Dan bisa jadi juga pernah rusak, maka jika memang anda ingin membeli sebuah smartphone Xiaomi / Redmi secara Second, pastikan paling tidak Bootloadernya berstatus Locked! semoga bermanfaat.

6 Search Engine Alternatif selain Google Search yang juga tidak kalah hebat

Search Engine Selain Google

Anak-anak hingga orang dewasa pasti akan mencari sesuatu di Google jika memang mereka butuh konten atau sedang penasaranm, umumnya begini jika kita bertanya pada orang dan orang tersebut juga tidak tahu jawabannya, maka rata-rata orang akan mengatakan seperti ini "Cari saja di Google" atau "Tanya saja sama Mbah Google".

Maka mau bagaimana pun prinsipnya, bagi kebanyakan orang Search Engine (Halaman Pencarian) di Internet itu ya Google dan tidak ada yang lain lagi, hal ini terjadi karena memang kita sudah terbiasa menggunakan Google dalam keseharian kita.

Misalnya saat kita menggunakan sebuah Smartphone Android, yang benar saja OS Android tersebut adalah miliknya Google, lalu jika anda ingin melakukan Browsing Internet, maka anda perlu aplikasi Browser, bisanya menggunakan Chrome, yaitu aplikasi Browser tersebut juga milik Google.

Jadi, sangat wajar jika anda tahunya cuman Google saja dan faktanya Google Search memang menjadi satu-satunya situs di dunia yang paling banyak di kunjungi dan posisi ini sudah bertahan bertahun-tahun silam.

Selain itu di Google anda juga bisa menemukan apapun, Query Pencarianm sangat cepat di Update, sehingga anda tidak akan tertingga kalau kita berbicara soal berita Viral atau Trending, lalu Fitur di Search Engine di Google Search juga sangat ramah untuk anak-anak, karena memiliki Filter untuk menghilangkan Konten yang bersifat "Tabu".

Lalu benarkan Search Engine itu hanya Google Search? Faktanya tidak demikian, ada banyak sekali Search Engine lain di luar sana, yang bisa jadi jumlahnya ada Puluhan hingga Ratusan buah.

Selain itu konten yang di tampilkan juga variatif, misalnya ada beberapa konten Query yang tidak ada di Google tetapi muncul di dalam Search Engine tersebut, selain itu bagi mereka yang tidak suka dengan fitur SafeSearch Google, anda bisa mencoba beberapa Alternatif selain Google Search di bawah ini :


1. Yahoo


Search Engine Selain Google

Dulu sebelum Google mendominasi semuanya, Yahoo.com lah yang menjadi Search Engine yang banyak di gunakan orang, maka tidak salah jika Yahoo.com ini menjadi salah satu Search Engine terbaik selain Google.

Karena dari segi Infrastruktur, Algorithm hingga Konten Grabbing dan Indexing sama bagusnya seperti Google, Yahoo sendiri juga merupakan sebuah perusahaan dunia yang besar, meski demikian levelnya memang tidak bisa di samakan dengan Google.

Saat ini Yahoo sendiri sudah di Akuisisi oleh perusahaan Digital berbasis Teknologi Mobile dan Jaringan asal Amerika Serikat yaitu adalah Verizon, saat ini Yahoo.com menduduki peringak nomor 3 jika di hitung dari Ranking penggunaan Search Engine dunia.


2. Bing


Search Engine Selain Google

Layanan Search Engine ini adalah milik Microsoft, memiliki tampilan yang sangat menarik dan berbeda jauh dengan Google yang terkesan sangat polos, Bing menawarkan pengalaman baru dalam berselancar Internet.

Hanya saja kekurangan dari Bing ini adalah Query Kontennya tidak sebaik dan sebanyak Google, meski demikian Bing masih tetap menjadi salah satu Search Engine terbaik Alternatif dari Google Search.


3. AOL


Search Engine Selain Google

Mungkin anda masih awam dengan salah satu nama Search Engine ini, ya! benar sekali Search Engine ini tidak masuk dalam Top 100 website paling banyak di kunjungi, karena AOL sendiri baru masuk ke peringakat 500 Besar Situs Populer Dunia saja.

Untuk tampilannya sendiri memang agak mirip dengan Yahoo, hanya saja di AOL ini banyak sekali Konten yang tidak bisa anda dapatkan melalui Google atau Bing, karena sistem Filter di AOL ini nampak berbeda, sehingga konten terlarang masih bergelimpangan bebas pada Search Engine satu ini.


4. Duckduckgo


Search Engine Selain Google

Search Engine satu ini memang tengah naik daun, karena memiliki fitur yang terkesan cukup unik di bandingkan dengan Search Engine lain, duckduckgo juga sudah melebarkan namanya di dunia Internet Bawah (Deep Web).

Karena ducksuckgo ini adalah salah satu situs yang bisa di gunakan untuk mencari konten di Deep Web tersebut dan benar saja untuk mengakses situs di Deep Web anda tidak bisa menggunakan Google Search, maka Duckduckgo ini memiliki Point lebih untuk hal ini.

Jadi, tidak mengherankan jika Duckduckgo mengalami kenaikan popularitas yang cukup signifikan, karena sekarang mereka sudah bersiap masuk ke Top 100 situs paling banyak di kunjungi.


5. Baidu


Search Engine Selain Google

Jika di lihat dari Ranking, maka Baidu ini adalah Search Engine nomor 2 paling populer setelah Google, saya tidak tahu kenapa hal ini bisa terjadi, mungkin jaringan Baidu ini sudah sangat kuat di Negera tertentu.

Selanjutnya yang perlu anda ketahui adalah bahwa Baidu ini hanya Ekslusif hadir dalam bahasa China, artinya target usernya memang hanya orang yang pandai bahasa China saja, untuk kita di Indonesia mungkin tidak cocok untuk menggunakan layanan Baidu, karena keterbatasan bahasa.

Lalu bayangkan saat ini Baidu menduduki peringkat Nomor 4 Dunia Situs paling banyak di kunjungi, jika Baidu ini di buat untuk menyasar Konsumen secara Global, maka bisa jadi hal ini menjadi ancaman serius untuk perusahaan sekaliber Google.


6. Yandex


Search Engine Selain Google

Lagi-lagi ini adalah sebuah Search Engine Alternatif selain Google, hanya saja penggunaannya terbatas untuk bahasa Rusia saja, Yandex sendiri memiliki peringkat 19 Top Situs Dunia, artinya Yandex ini memang sudah di akui kehebatannya untyuk sebuah Search Engine.

Itulah ke-6 Search Engine Alternatif terbaik, terpercaya dan populer selain Google, di luar sana masih banyak Search Engine lain, hanya saja kebanyakannya menggunakan API yang sama, bisa jadi menggunakan API Yahoo, Google atau Bing.

Jadi, hanya sedikit dari Search Engine yang menggunakan API Search sendiri, untuk ke-6 Search Engine diatas bisa anda akese dengan mudah sekarang ini juga.

Hanya saja khusus untuk Baidu dan Yandex, anda perlu Plugings atau Extensions Translate untuk bisa menggunakannya, semoga bisa menambah wawasan anda dan semoga bermanfaat.

Cara Cek Nomor sendiri untuk semua Kartu Provider

Cara cek nomor hp sendiri

Saya yakin banyak di antara anda semua yang tidak hapal terkait nomor kartu SIM yang anda gunakan sekarang, menurut saya itu adalah hal yang wajar, karena di zaman sekarang ini hanya sedikit saja orang yang memang benar-benar hapal dengan nomor hp yang mereka gunakan.

Umumnya para anak muda zaman sekarang memang tidak memperdulikan terkait nomor hp yang di gunakan, alasannya cukup sederhana, jika itu merupakan sebuah Nomor Paket Internet yang jika habis Koutanya, maka kartunya akan di buang.

Maka, menjadi wajar jika mereka tidak ingin susah payah untuk menghapal Nomor Kartu SIM tersebut, berbeda dengan waktu dulu, dimana hampir semua pengguna ponsel mengetahui nomor kartu yang sedang mereka gunakan sekarang.

Jika anda tidak ingat atau tidak tahu Nomor Kartu SIM yang anda gunakan sekarang, bukan berarti anda tidak akan pernah bisa tahu lagi, karena masih ada cara yang bisa anda lakukan untuk melakukan Cek terhadap Nomor yang anda gunakan tersebut.

Salah satunya adalah dari bungkus atau kemasan pembelian Kartu SIM tersebut, saya yakin pasti selalu ada di sebutkan Nomornya, tetapi jika bungkusan kartu tersebut sudah tidak ada lagi dalam artian sudah anda buang?

Maka cara satu-satunya ialah dengan bertanya ke Operator Seluler, anda tidak mesti menelpon operator tersebut, yang perlu anda lakukan ialah dengan menggunakan layanan yang telah mereka sediakan.

Umumnya cara yang di gunakan adalah dengan mengetikan nomor khusus pada Dial Pad, lalu melakukan panggilan, setelahnya maka akan muncul Informasi terkait Nomor HP yang sedang anda gunakan.

Disini sudah saya rangkum Shortcut atau cara untuk mengetahui Nomor Kartu Provider yang anda gunakan sekarang dengan metode melakukan panggilan ke angka layanan khusus.


Berikut adalah nomor panggilan yang bisa anda lakukan untuk semua jenis layanan Provider yang anda di Indonesia :


Telkomsel : *808#
XL : *123*7*1*1*1*1#
Indosat : *123#30#
3 (Tri) : *111*1#
Axis : *123*7*5#
Smartfren : *995#

Perlu anda ketahui shortcut diatas bisa saja berubah sewaktu-waktu, maka dari itu sebenarnya cara yang paling efektif untuk hal ini ialah dengan menggunakan Aplikasi Khusus untuk kartu Provider tersebut, seperti My Telkomsel untuk Provider Telkomsel atau myXL untuk kartu XL.

Dengan demikian, harapannya adalah anda bisa tahu terkait nomor SIM yang anda gunakan sekarang ini, karena mau tidak mau sebenarnya anda harus menghapal Nomor tersebut, bisa jadi sewaktu-waktu di butuhkan untuk keperluan khusus.

Sehingga tidak ada alasan lagi jika anda tidak tahu terkait nomor hp yang sedang anda gunakan sekarang, karena pada faktanya semua provider SIM itu sudah menyediakan fitur untuk hal ini dan tentu saja tujuannya untuk kepuasan pelanggan, semoga bermanfaat.

3 AdBlocker Extensions terbaik dan terpercaya untuk Google Chrome

Adblock terbaik untuk google chrome

Anda sedang kesal Blog atau situs yang anda kunjungi lamban dan merasa tidak nyaman karena banyak sekali iklan yang mengganggu muncul? atau anda sedang kesal karena saat anda menonton Video dari Youtube dan Video tersebut tiba-tiba terhenti sejenak untuk menampilkan iklan? maka jika anda sudah benar-benar kesal, segera saja pasang Adblock!

Jika anda tidak tahu apa itu AdBlock, maka berarti anda adalah memang seorang yang tidak pandai menggunaka atau mengoperasikan sebuah PC Desktop, karena faktanya sekarang ini hampir semua aplikasi Browser terkhusus untuk Google Chrome, penggunannya pasti akan menginstall paling tidak satu Extensions dan itu adalah AdBlock.

Fungsi utama dari AdBlock tersebut memang untuk menghilangkan iklan yang tampil di dalam sebuah situs atau streaming video, sebagai efek sampingnya maka loading situs tersebut menjadi berkali lebih cepat dan tentu saja anda tidak akan menemukan iklan yang mengganggu navigasi anda lagi.

Sejauh ini ada banyak sekali jenis Extensions AdBlocker yang bisa anda gunakan di Google Chrome, hanya saja sekian banyak hanya ada 4 menurut saya yang terbaik dan berhasil mendapat feedback yang bagus dari penggunannya.

Secara umum Extensions AdBlock di Google Chrome itu sama saja kalau saya perhatikan dari fiturnya, tetapi biasanya untuk tampilan antar muka dari Tools tersebut akan berbeda dari AdBlocker 1 dan lainnya.

Maka ke-3 AdBlocker inilah yang paling terbaik menurut saya, selain memiliki jumlah database yang banyak terkait iklan yang mengganggu, faktanya ke-3 jenis AdBlocker ini juga sangat jarang mengalami Crash.


Berikut adalah ke-3 Extensions AdBlock yang saya maksud, ingat! ini khusus untuk aplikasi Browser Google Chrome saja :



1. AdBlock


Adblock terbaik untuk google chrome

Ini adalah Extensions AdBlock sejuta umat! karena memang sangat bisa di andalkan, extensions ini merajai chart pengguna AdBlock terbanyak, sebanyak 10 Juta lebih pengguna Google Chrome telah menggunakan Extensions ini, jadi untuk performanya sudah jangan di tanya lagi.

Fitur kunci dari Extensions satu ini adalah terletak pada kesederhanaannya, siapa pun tidak akan kesulitan untuk menggunakan Extensions ini, karena memang di buat semudah mungkin, selain itu ada juga disertakan fitur Whitelist dan fitur penting lainnya yang tentu saja akan sangat berguna untuk anda.


2. Adblock Plus


Adblock terbaik untuk google chrome

Ini adalah Extensions AdBlocker terbaik nomor 2 yang bisa anda gunakan sekarang ini, karena di gunakan lebih dari 10 Juta pengguna, untuk fiturnya sendiri sama saja seperti AdBlock lainnya, hanya saja yang menjadi pembeda utamanya adalah tampilan antar mukanya yang di buat lebih kekinian dan tidak sesederhana aplikasi AdBlock biasa.


3. AdGuard


Adblock terbaik untuk google chrome

Selanjutnya inilah Extensions AdBlocker terbaik nomor 3 menurut saya, karena selain tampilan Toolsnya di buat berbeda dari yang lain, Extensions ini juga sudah terpercaya penggunaannya di Smartphone Android, jadi jika berbicara soal kemampuan maka jangan di tanyakan lagi.

Sebanyak 5 Juta pengguna sudah puas menggunakan Extensions satu ini, jadi tidak ada alasan untuk tidak masuk ke 3 besar Extensions AdBlocker terbaik! untuk fiturnya sendiri sama saja seperti Extensions AdBlock lainnya.

Dengan demikian ke-3 Extensions AdBlocker diataslah yang menurut saya paling baik dan paling powerful dari yang lain.

Selain itu ke-3 jenis AdBlocker diatas juga gratis dan bisa anda gunakan tanpa perlu keluar biaya sedikit pun, hanya saja anda tetap bisa melakukan donasi jika memang anda ingin membantu pengembangnya.

Selain itu anda tidak mesti menggunakan semua jenis AdBlocker diatas, silahkan gunakan saja salah satunya, jika anda menggunakan semuanya secara berbarengan pun tidak ada masalah sebenarnya, tetapi 1 buah Extensions AdBlock itu sudah cukup untuk mengatasi Iklan yang memang membandel dan mengesalkan.

Hanya saja di perlukan kebijaksanaan dalam penggunaan Adblock tersebut, jika memang di situs tersebut iklannya tidak mengganggu, misalnya seperti Blog Ashadin.com ini, maka sebaiknya di masukan ke Whitelist saja, karena hal itu akan membuat admin blog senang, jujur lho ini saya!

Tetapi, jika iklan tersebut mengganggu atau bahkan sampai mendistribusikan virus, maka memang harus anda Block, selain akan memperlamban Loading, situs dengan banyak sekali iklan yang mengganggu juga akan menguras Data Internet anda, karena perlu resource yang besar untuk meload puluhan iklan yang ingin di tampilkan.

Jadi, saran saya gunakan saja sebijak mungkin, jangan pukul rata semua, karena publisher pun perlu makan, bukan bermaksud curhat, karena kenyataannya memang seperti itu, semoga berkenan dan bermanfaat.

Cara Reset Google Chrome Windows tanpa perlu Uninstall

Cara reset Google Chrome tanpa Uninstall

Google Chrome memang menjadi asalah satu aplikasi Browser terbaik yang pernah ada untuk beberapa platform, seperti PC dan juga Mobile, setiap beberapa saat tertentu Google Chrome ini selalu Update dengan membawa pembaharuan yang tentu saja akan sangat bermanfaat untuk para penggunannya.

salah satunya adalah di bidang keamanan dan pengelolaan akun, bayangkan saja dengan satu buah Gmail saja, anda bisa melakukan Synchronize terhadap data browsing anda di Smartphone dan PC, hal ini sudah mencakup Bookmark dan beberapa settingan lainnya.

Hanya saja seperti kebanyakan aplikasi lainnya, Google Chrome ini juga memiliki batas performanya, ketika sudah sangat lama di gunakan dan sangat sering di gunakan, maka sudah pasti performa dari Google Chrome ini akan terganggu.

Apalagi jika anda sering gonta ganti Themes, lalu memasang banyak Plugins dan juga banyak menyimpan Bookmarks dan Histori pencarian yang bahkan sudah tak terhitung lagi jumlahnya.

Maka saya yakin 100% Google Chrome yang anda gunakan sekarang ini pasti akan menjadi lamban performanya, seperti ketika pertama kali di buka akan memakan loading yang lama, kesannya seakan aplikasi Google Chrome tersebut Hang atau Not Responding.

Jika aplikasi Google Chrome yang anda gunakan seperti ini, karena sudah di pakai dalam keadaan yang lama, maka anda tidak perlu khwatir, karena pasalnya hal ini bukan karena adanya kerusakan pada Software maupun Hardware.

Hal ini di karenakan memang Google Chrome tersebut sudah sangat menumpuk data yang tak karuan, dalam kasus ini kita sebut Cache dan Junk File, maka dari itu sangat perlu untuk di bersihkan, tujuannya adalah agar performa Google Chrome yang anda gunakan akan kembali prima lagi.

Sebenarnya ada cara termudah untuk melakukan Reset tersebut yaitu dengan melakukan Uninstall! maka semua masalah yang anda hadapi akan terselesaikan dengan sangat cepat.

Hanya saja cara ini akan memakan tenaga dan resource lebih, karena setelah anda melakukan Uninstall, maka anda perlu melakukan Reinstall lagi, di mana anda membutuhkan koneksi Internet untuk mendownload Google Chrome tersebut.

Maka dengan demikian, sebenarnya ada cara untuk melakukan Reset Chrome tanpa harus melakukan Uninstall, yaitu adalah dengan cara menghapus Direktori tempat penyimpanan Chrome, artinya semua file Bookmarks, Histori dan Extensions akan hilang.

Tetapi, aplikasi Google Chrome tetap bisa berfungsi dengan normal, cara ini lebih efektif berkali lipat jika di bandingkan dengan cara menghapus Cache dan Histori melalui fitur Chrome.


Bagaimana carannya? berikut adalah adalah langkah-langkahnya :


1. Silahkan buka dulu fitur agar semua file dan folder Hidden bisa terlihat, caranya sudah saya tulis di artikel ini Cara memunculkan File tersembunyi di Windows semua versi.
2. Selanjutnya silahkan masuk ke C: >> Users >> (Nama User Windows) >> AppData >> Local >> Google >> Chrome >> User Data.
3. Lalu cari Folder bernama Default dan hapus Folder tersebut.

Cara reset Google Chrome tanpa Uninstall

4. Cara ini akan mereset Google Chrome anda seperti baru saja di Reinstall.
5. Silahkan buka Chrome, maka harusnya akan tampil seperti baru lagi.

Cara reset Google Chrome tanpa Uninstall

6. Selanjutnya silahkan Reinstall semua Extensions yang anda butuhkan dan pakai sebelumnya.
7. Jika sudah terkait dengan akun Gmail anda sebelumnya dari fitur Sync, maka secara otomatis semua Bookmarks, Setting dan juga Extensions akan di kembalikan.
8. Done!

Cara ini selalu saya gunakan untuk melakukan Reset terhadap Google Chrome yang saya gunakan, karena cara ini selain bisa memperbaiki performa Chrome yang sudah semakin lamban, cara ini juga terbukti untuk mengatasi beragam masalah seperti Error di Extensions dan lainnya.

Saran saya adalah lakukan cara ini secara berkala, paling tidak setengah atau 1 tahun sekali, hal ini untuk menjaga agar performa Google Chrome tetap terjaga, selain itu jika tidak anda bersihkan seperti ini, biasanya Google Chrome akan semakin melamban jika sudah Update secara Otomatis.

Karena data yang lama masih tetap ada dan tidak hilang, jadi Junk File Direktori pada Google Chrome tersebut akan menjadi menumpuk, maka dari itu solusi paling terbaik adalah dengan melakukan Reset, kalau anda tidak mau Ribet, silahkan lakukan Uninstall dan lakukan Reinstall lagi setelahnya, semoga bermanfaat.