Tuesday, February 2, 2021

2 Cara menggunakan VPN di Android secara Gratis dan Berbayar

Cara Pasang VPN Android

Semenjak beberapa waktu belakangan orang lebih banyak mengetahui fungsi dari VPN (Virtual Private Network) di Android, meski demikian istilah penggunaan VPN ini sudah lama sekali ada dan bisa di manfaatkan di Android, kebetulan pada saat kerusuhan kemarin, hampir seluruh Medsos terkenal di Block oleh Pemerintah.

Maka alternatif untuk menggunakan layanan tersebut memang hanya bisa di lakukan dengan VPN saja, meski tidak di rekomendasikan, tetap saja animo masyarakat Indonesia banyak sekali menggunakan VPN dan bahkan di pencarian Google VPN menjadi kata kunci yang paling banyak di cari pada saat itu.

Maka dengan demikian, sekarang ini ada lebih banyak orang yang sudah bisa mengetahui kegunaan dan manfaat dari VPN tersebut, sehingga saya kira kedepannya pengguna VPN di Indonesia pasti akan meningkat secara drastis.

Untuk itu maka anda perlu tahu, bahwa sebenarnya ada 2 buah cara yang bisa anda lakukan jika ingin menggunakan VPN di Android, saya kira kebanyakan orang hanya tahu 1 cara saja, yaitu dengan menggunakan aplikasi VPN yang bisa di Download di Google Play Store saja.

Tetapi, jauh sebelum itu ternyata di System Android sendiri sudah di sediakan fitur serupa, hanya saja anda memerlukan konfigurasi secara manual, maka dengan demikian saat ini ada 2 buah tipe VPN di Android yang bisa anda pilih yaitu yang Gratis dan yang Berbayar, lalu apa bedanya?


# Gratis 

  • Tentunnya anda tidak akan keluar biaya.
  • Kecapatan koneksi di batasi dan tergolong lamban.
  • Bandwith di batasi di beberapa layanan.
  • Penggunaannya sangat mudah.
  • Keamanan tidak terjamin.


# Berbayar

  • Tentu saja anda akan belangganan dengan biaya yang bervariasi tergantung kecepatan dan tipe dari VPN Network itu sendiri.
  • Kecepatan cepat, setau saya yang paling lamban itu di kisaran kecepatan 5MB/s dan itu sudah Full Speed.
  • Koneksi Stabil.
  • Keamanan di jamin.
  • Konfigurasi cukup rumit.


Sehingga dengan kesimpulan tersebut, maka bisa kita pahami bahwa jika anda menggunakan VPN Gratis, maka anda hanya perlu menginstall aplikasi dan mengaktifkannya dan layanan VPN sudah bisa anda nikmati dengan segala keterbatasannya, jika ingin koneksi yang lebih cepat anda juga bisa menggunakan layanan berbayar dari aplikasi penyedia layanan VPN tersebut.

Dan jika anda menggunakan yang berbayar, maka disini anda akan mendapatkan akun yang harus anda pasang sendiri di System Android, tentu saja dengan layanan yang premium tentunya.

Lalu bagaimana cara menggunakan VPN di Android? mudah saja berikut caranya :


# Dapatkan dari Play Store


Ini sangat saya tekankan, anda hanya boleh menginstall aplikasi VPN di Google Play Store saja, tidak di lain tempat, karena hal ini menyangkut dengan kemanan data yang anda miliki, lalu sebisa mungkin anda harus menginstall aplikasi VPN dengan rating tertinggi di Google Play Store, dengan asumsi bahwa pengguna dari aplikasi VPN tersebut banyak dengan artian berarti aplikasi VPN tersebut terpercaya.

Untuk bisa menggunakan VPN di Android dengan gratis, maka silahkan ikuti cara ini :

1. Silahkan buka aplikasi Google Play Store terlebih dahulu.
2. Selanjutnya silahkan masukan kata kunci VPN pada kotak pencarian.
3. Silahkan Download dan Install aplikasi VPN paling populer, yang paling atas muncul di halaman pencarian itu adalah yang paling populer, tetapi bukan berarti yang terbaik.

Cara Pasang VPN Android

4. Jika sudah silahkan tunggu hingga Installasi selesai.
5. Buka aplikasi VPN tersebut dan silahkan koneksikan.

Cara Pasang VPN Android

6. Biasanya akan muncul Logo seperti Kunci pada Status bar yang menandakan VPN telah aktif.

Cara Pasang VPN Android

7. Untuk mencobanya silahkan buka salah satu situs "Terlarang" jika bisa terbuka, berarti anda telah berhasil.
8. Jika ingin berhenti menggunakan VPN, silahkan lakukan Disconnect.
9. Done.

Jika anda ingin mendapatkan kecepatan yang lebih cepat, silahkan berlangganan pada aplikasi VPN tersebut, untuk membeli Server yang kecepatan yang lebih cepat dan aman.


# Pasang Secara Manual


Selanjutnya anda juga bisa menggunakan VPN secara mandiri langsung dari System OS Android yang anda gunakan sekarang ini, hanya saja anda memerlukan 2 persyaratan penting di bawah ini :

  • Beli Akun VPN.
  • Konfigurasi sesuai dengan tipe akun VPN yang anda beli.

Sekarang ini anda bisa membeli akun VPN tersebut dengan mudah melalui penyedia VPN secara Online, harganya pun relatif dari 15 Ribu Perbulan hingga Ratusan Ribu Perbulan, tergantung dari kecepatan dan tipe VPN yang ingin anda beli, untuk kemanan data sendiri, di pastikan lebih aman dari pada anda menggunakan VPN gratisan.

Jika anda sudah memiliki akun VPN tersebut, anda bisa langsung menggunakannya dengan cara sebagai berikut :

1. Silahkan masuk ke Settings >> VPN, beberapa tipe smartphone Android mungkin akan terdapat perbedaan dalam letak fitur ini, untuk lebih mudahnya silahkan cari saja fitur VPN tersebut pada kotak pencarian Settings.
2. Jika sudah, tekan Add New VPN atau Create VPN.

Cara Pasang VPN Android

3. Selanjutnya silahkan lakukan konfigurasi sesuai informasi dari akun VPN yang telah anda beli.
4. Jika sudah silahkan aktifkan VPN.
5. Done!

Dengan demikian, ke-2 cara diatas adalah cara yang paling umum di gunakan untuk bisa menikmati layanan VPN di Android, kalau anda memiliki dana lebih, saya kira akan lebih bijaksana jika anda menggunakan VPN yang berbayar.

Tentunya dengan resiko yang hampir tidak ada, hanya saja jika anda memang sedang tidak memerlukan VPN, saran saya jangan gunakan VPN, karena saya pikir akan lebih enak menggunakan koneksi Reguler.

Selain itu disini sangat saya tekankan, bahwa anda hanya boleh menggunakan VPN yang ada di Google Play Store saja, karena jika anda menggunakan aplikasi VPN yang tidak terpercaya, maka sudah pasti data informasi di smartphone Android anda akan tidak aman, semoga bermanfaat.

Mengatasi kamera yang memunculkan gambar hitam saja di Android

atasi kamera error di android

Anda sedang mengalami masalah ini? saya yakin anda pasti sedang panik sekarang ini, karena ada kemungkinan buruk dari hal ini yaitu rusaknya komponen kamera yang ada di smartphone Android yang anda miliki.

Namun, jangan langsung mengambil kesimpulan seperti itu dulu, sebaiknya lakukan perbaikan secara software terlebih dahulu, karena hardware kamera yang rusak itu sangat jarang di temui, kecuali ketika devcie Android tersebut pernah mengalami jatuh dari ketinggian, korslet atau kemasukan air.

Tetapi untuk kasus biasa saja, jarang terjadi kerusakan hardware, maka dari itu anda bisa mengupayakan perbaikan secara software saja terlebih dahulu.

Umumnya kamera yang bermasalah di smartphone Android itu memunculkan gejala yaitu hanya menampilkan layar atau tampilan hitam saja, seolah-olah lensa kamera tersebut tertutup dan tidak jarang setelahnya aplikasi kamera tersebut menjadi Hang (Freeze) dan berakhir dengan Force Close.

Biasanya bunyi error kamera di Android adalah 'Can't Connect Camera', 'Camera Failed', 'Fatal Error', dan lain sebagainya.

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki hal ini dan ini juga sering saya lakukan, karena kamera yang cuma menampilkan layar hitam ini banyak faktornya, berikut hal yang bisa anda lakukan :


1. Bersihkan Cache dan Data


Cara ini sangat Efektif bagi saya dan selalu saja berhasil, cara kerjanya mudah saja anda hanya perlu masuk ke App Manager lalu buka aplikasi Kamera, biasanya terdapat pada System Apps, jika sudah lakukan Clear Cache dan Clear Data, terakhir coba buka aplikasi kamera tersebut, harusnya sudah Work lagi.


2. Gunakan Aplikasi Kamera pihak ke-3


Jika aplikasi kamera bawaan bermasalah anda bisa gunakan aplikasi kamera pihak ke-3 yang bisa anda unduh gratis dari Play Store, jika masalah ini terselesaikan di aplikasi kamera pihak ke-3, maka sudah pasti masalah utamanya hanya muncul di aplikasi kamera bawaan dan bukan dari Hardware Kamera smartphone Android anda.


3. Lakukan Flashing!


Ini adalah langkah terakhir yang bisa anda lakukan, karena dengan mengupayakan hal ini, maka harusnya semua Settingan kembali ke awal lagi.

Namun, sebaiknya gunakan jenis versi Firmware yang paling baru, mungkin saja di jenis Firmware yang anda gunakan sekarang memang ada Bugs di Library System Camera dan harapannya masalah ini akan selesai jika anda melakukan Flashing.


4. Reset smartphone


Cara ini bisa anda terapkan, jika memang anda perlukan, saya pikir lebih baik anda melakukan Flashing dari pada Wipe (Factory Reset), karena biasanya dengan melakukan Reset maka masalah tersebut nantinya akan muncul lagi.

Tetapi, jika anda melakukan Flashing maka anda akan mendapat manfaat lain, yaitu versi Android yang anda gunakan akan meningkat dengan anda melakukan Flashing ke versi Firmware paling baru, namun semua ini saya kembalikan ke anda sebagai pemilik keputusan akhir.

Jika semua cara diatas sudah anda lakukan dan kamera masih tetap saja memunculkan layar hitam? maka sudah pasti ada kerusakan Hardware kamera yang terjadi.

Karena, umumny dengan anda melakukan Flashing harusnya masalah seperti ini sudah bisa teratasi dengan baik, maka langkah bijaksana yang bisa anda ambil adalah dengan hanya membawanya ke tempat service saja lagi dan hal ini tentu akan mengeluarkan biaya yang bisa jadi cukup memberatkan anda.

Cara mengatasi WhatsApp yang tidak bisa di buka, Hang atau Error

Cara atasi WhatApp yang tidak bisa di buka di android

Siapa sih yang tidak kenal dengan WhatApp sekarang ini? aplikasi satu ini seakan sudah menjadi aplikasi wajib yang harus ada di setiap smartphone Android sekarang ini, karena melakukan interaksi dengan menggunakan aplikasi ini memang sangat menyenangkan, aman serta cepat dan dapat di andalkan.

Namun, namanya juga sebuah Software atau perangkat lunak, yang bisa jadi sewaktu-waktu menimbulkan masalah yang menyebalkan diantaranya adalah aplikasi WhatApp tersebut tidak bisa di buka ataupun di operasikan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? itu ada banyak faktornya, namun faktanya adalah untuk mengatasi hal semacam ini tergolong sangat mudah, tetapi sebelum itu anda harus tahu dulu kenapa WhatApp anda menjadi Error dan tidak bisa di buka lagi.

Biasanya beberapa masalah inilah yang kerap menjadi kerok kenapa aplikasi WhatApp tersebut menjadi Error, Hang atau tidak bisa di buka dan di operasikan sama sekali :

1. Chat yang terlalu banyak dan tidak pernah di hapus, bisa menyebabkan aplikasi WhatApp Error karena sudah terlalu berat.
2. Efek sampaing dari Chat yang menumpuk adalah Cache aplikasi WhatApp yang juga ikut menumpuk, sehingga aplikasi WhatApp tersebut tidak bisa berkerja dengan semestinya lagi.
3. Aplikasi WhatApp tidak pernah di Upgrade, jarang terjadi memang, namun tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.
4. Adanya Crash di Firmware sehingga aplikasi WhatApp menjadi Force Close, biasanya karena efek dari Cache yang telah numpuk tersebut.
5. Anda menggunakan aplikasi WhatApp bajakan atau menggunakan Mod tertentu, seperti Skin, dll.

Maka dengan demikian untuk memperbaiki WhatApp yang Error tersebut memang cukup mudah, namun satu hal yang harus anda pastikan yaitu adalah gunakan aplikasi WhatApp resmi yang ada di PlayStore jangan gunakan aplikasi WhatApp diluar PlayStore bisa itu WhatApp Mod, dll jangan gunakan, karena bisa jadi berbahaya.

Jika sudah anda pastikan anda menggunakan aplikasi resmi WhatApp dari Playstore, maka ada 2 buah yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki WhatApp yang Error tersebut, berikut adalah caranya :

1. Silahkan masuk ke menu Manage Apps, letaknya bisa berbeda-beda di setiap tipe smartphone, jika sudah anda temukan, silahkan pilih Manage Aplikasi WhatApp dan pada bagian ini, tekan Clear Data dan Clear Cache, jika sudah silahkan buka lagi aplikasi WhatApp harusnya sudah bisa terbuka, jika gagal silahkan ikuti cara ke-2.

2. Anda hanya perlu melakukan Uninstall dan menginstall aplikasi WhatApp lagi dari PlayStore, cara ini simple dan tentu saja efektif yang menjadi kekurangannya adalah anda di haruskan Login lagi agar bisa masuk ke Akun WhatApp yang telah anda miliki sebelumnya.

Bagaimana? mudah sekali bukan cara mengatasi WhatApp yang Error tersebut, anda sebenarnya tidak perlu panik berlebih, karena aplikasi Android yang Error atau Crash itu memang sudah lumrah terjadi.

Maka dengan tahu solusi jitunya maka harusnya anda tidak perlu khwatir lagi jika masalah ini muncul di masa depan, anda hanya perlu mengikuti cara diatas lagi dan masalah WhatApp yang Error bisa teratasi dengan mudah, semoga bermanfaat!

Monday, February 1, 2021

Apa sih yang di maksud dengan Minor dan Major Update pada Perangkat Lunak (Software / Firmware)?

Apa arti Major dan Minor Update

Anda mungkin sudah pernah paling tidak sekali mendengar istilah Minor dan Major Update yang mungkin anda lihat pada Smartphone ataupun di PC Desktop, sebenarnya istilah ini di gunakan untuk menggambarkan jenis dari Update yang sedang di gulirkan, agar pengguannya tahu apakah Update tersebut bersifat penting atau tidak.

Seperti yang anda ketahui setiap Perangkat Lunak itu selalu memerlukan perkembangan atau di kembangkan ke tingkat yang lebih mutakhir agar bisa mengikuti pergerakan era teknologi yang semakin cepat berubah.

Sebenarnya tujuan dari adanya Update Perangkat Lunak adalah agar para pengguna dari Software tersebut selalu mendapat apa yang mereka harapkan dan inginkan, seperti peningkatan Performa, Keamanan dan Aksesibilitas.

Sejauh ini ada 2 buah istilah yang kerap menggambarkan update seperti apa yang sedang di gulirkan dan mereka biasanya menyebut dengan Update Minor dan Update Major.


Lalu sebenarnya apa sih maksud dari ke-2 buah istilah tersebut?



# UPDATE MINOR


Seperti namanya sendiri, update ini hanya bersifat kecil-kecilan, artinya dalam update yang di gulirkan mungkin hanya akan memperbaiki suatu Bugs, melakukan penyesuaian Coding/Algorithm, bahkan ada penambahan 1-2 buah fitur baru.

Biasanya Update Minor ini di berikan secara berkala, untuk memastikan apakah Software atau Firmware tersebut selalu dalam keadaan Prima, karena pasalnya setiap Software dan Firmware selalu membutuhkan penyesuaian agar para penggunannya dapat menikmati kinerja dari Software atau Firmware tersebut secara maksimal.

Untuk durasinya sendiri, biasanya Update bersifat Minor ini di gulirkan setiap 1 Minggu sekali, 1 Bulan sekali atau beberapa Bulan sekali, untuk size Updatenya sendiri pasti terhitung kecil, karena di dalam pembaharuan tersebut paling hanya terdapat penyesuaian, perbaikan Bugs atau penambahan sedikit fitur.


Maka dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa Update Minor pada Software bisa di diartikan sebagai berikut :


1. Membawa penyesuaian untuk Value yang lebih baik.
2. Membawa perbaikan Bugs.
3. Durasi Update yang berkala dan terjadwal.
4. Rata-rata Size Update bersifat kecil.
5. Membawa sedikit penambahan atau perbaikan dari fitur sebelumnya.


# UPDATE MAJOR


Berbelakangan dengan Update Minor, pada Update Major seperti namanya bersifat besar, pada Update jenis ini akan terdapat pembaharuan yang besar, bisa jadi untuk semua lingkup tampilan antar muka, fitur baru, bahkan base Source yang lebih baru dan sangat berbeda dari sebelumnya.

Contoh dari Update Major ini seperti Update Windows 8.1 ke Windows 10 atau dari versi OS Android 7.1 ke Android 8.0, semua itu dalam kategori Update Major jika kita istilahkan, maka sudah dapat anda gambarkan sendiri, bahwa Update Major ini akan membawa perubahan yang besar dari segi Software maupun Firmware.

Sayangnya, Update Major ini jadwalnya tidak pasti, rata-rata satu tahun hanya akan ada 2 kali Update Major, bahkan tidak ada sama sekali.

Untuk Size Update Major ini saya pastikan akan bersize besar, karena membawa perubahan yang benar-benar besar dari pada versi Software atau Firmware sebelumnya.


Sehingga dapat kita simpulkan bahwa Update Major bisa artikan sebagai berikut :


1. Update besar-besaran.
2. Lingkupnya adalah pembaharuan Base Source yang melibatkan banyak hal seperti, Tampilan antar muka, mekanisme System, Kinerja, Performa, Penyesuaian dan perbaikan yang di paketkan ke dalam satu buah Update.
3. Durasi Update Major ini tidak tetap.
4. Size untuk update Major ini biasanya besar, karena membawa banyak perubahan.

Dengan penjelasan yang cukup singkat diatas, saya pikir sudah sangat cukup untuk menjelaskan apa sih arti dari istilah Update Minor dan Major yang sering anda lihat pada suatu siklus update Software dan Firmware.

Karena dengan indikasi ini anda bisa tahu, apakah jenis Update tersebut bersfita penting atau tidak, karena rata-rata update Major itu semuanya penting, berkebelakangan dengan Update Minor yang biasanya tidak begitu penting.

Maka untuk mengetahui penting atau tidaknya suatu Update tersebut, anda di haruskan untuk membawa setiap Changelogs yang ada pada setiap Update yang muncul, jika ada terdapat masalah keamanan, kinerja, performa, atau perbaikan Bugs, saya pikir akan lebih bijaksana jika anda melakukan Update pada Software atau Firmware tersebut.

Saturday, January 30, 2021

Cara mematikan (Turn Off) SafeSearch di halaman Google Pencarian

Cara mematikan SafeSearch Google

Anda yang doyan untuk mencari sesuatu yang bersifat terlarang di halaman Google sekarang sudah tidak bisa lagi se enaknya, karena pasalnya anda tidak akan bisa mencari konten-konten yang di anggap terlarang jika Google SafeSearch aktif.

Untuk itu silahkan Disable atau Turn Off dulu fitur SafeSearch tersebut untuk bisa mencari sesuatu yang tabu di halaman Google Search, tetapi sayangnya saat ini kita tidak akan bisa mematikan fitur SafeSearch tersebut jika mengakses Internet dengan Regional Negara Indonesia.

Ya, benar sekali! karena pemerintah Indonesia sudah berkordinasi dengan perusahaan Google agar selamaynya fitur SafeSearch di halaman Google aktif dan tidak bisa di nonaktifkan, anda bisa mencobanya sendiri jika tidak percaya.

Maka dari itu, sekarang ini anda tidak bisa lagi sembarangan untuk mengakses atau mencari konten yang dianggap terlarang oleh pemerintah, karena sudah pasti hilang dari halaman pencarian Google, langkah ini terhitung sangat efektif untuk menekan konten illegal sampai ke tangan yang tidak berhak, seperti anak-anak.

Logikanya jika anda ingin mematikan fungsi SafeSearch di halaman Google, berarti anda harus mengakses internet dari Luar selain Indonesia bukan? maka sebenarnya anda tidak perlu jalan-jalan keluar negeri terlebih dahulu agar bisa mematikan SafeSearch tersebut.

Anda bisa berganti lokasi akses Internet Regional hanya bermodalkan VPN gratisan! tidak percaya silahkan coba sendiri!.

Inilah hebatnya dari VPN, karena anda bisa menggunakan IP Custom yang berasal dari Luar Negeri, sehingga Blokir yang di lakukan pemerintah Indonesia tidak akan berlaku jika anda menggunakan VPN, tentu saja dengan memilih akses Regional dari Negara lain.

Sampai sekarang menggunakan VPN dalam mengakses Internet tidak ada hukumnya di Indonesia, dalam artian anda masih tetap akan Legal dan tidak melanggar hukum jika anda menggunakan VPN, tidak seperti di China, jika anda ketahuan menggunakan VPN maka anda akan di tangkap pihak berwajib.

Lebih hebatnya lagi cara ini bisa di gunakan di Perangkat Komputer ataupun Smartphone, dan cara kerjanya sangat mudah sekali.

Disini saya akan praktekan menggunakan VPN di Google Chrome dengan Extensions Browsec yang bisa anda dapatkan secara gratis dari Chrome Store.

1. Silahkan buka Extensions VPN dalam kasus ini saya menggunakan Browsec.
2. Pilih IP Negara, disini saya menggunakan Singapore.

Cara mematikan SafeSearch Google

3. Silahkan cari apapun yang sebelumnya terkena filter SafeSearch, biasanya akan muncul tandanya disebelah kanan jika keyword yang anda cari sudah di Block oleh SafeSearch Google.

Cara mematikan SafeSearch Google

4. Untuk mematikan fitur SafeSearch silahkan anda buka Settings pada halaman pencarian Google tersebut dan pilih Turn Off SafeSearch.

Cara mematikan SafeSearch Google

5. Lihat pada bagian samping, jika tulisan SafeSearch On sudah tidak muncul lagi, berarti anda berhasil untuk menonaktifkan fitur SafeSearch Google tersebut.

Cara mematikan SafeSearch Google

6. Silahkan Browsing sepuasnya.
7. Done!

Jika anda merasa cara diatas sedikit sulit, maka saya sarankan gunakan cara ini Cara Mematikan Google SafeSearch dengan sangat mudah, Tanpa VPN! karena akan jauh lebih mudah dan efektif.

Ingat! Jika anda mematikan VPN, maka otomatis fitur SafeSearch akan on lagi, di karenakan anda menggunakan Regional Indonesia, untuk bisa mematikan SafeSearch Google tersebut, memang hanya bisa di lakukan dengan VPN dan memilih Regional paling aman dan cepat, disini yaitu adalah Singapore.

Untuk penggunaannya di smartphone pun sangat mudah sekali, silahkan anda download saja aplikasi VPN dari Google Play Store atau App Store, aktifkan VPN tersebut dan silahkan ikuti cara diatas, karena cara melakukan Turn Off SafeSearch Google di Desktop dan Mobile itu kurang lebih sama saja.

Cara mengetahui siapa saja yang membaca Chat anda di Grup WhatsApp

Cara mengetahui siapa saja yang membaca chat whatsapp

Sebenarnya fitur ini sudah ada sejak lama, hanya saja banyak dari para pengguna aplikasi WhatsApp yang tidak mengetahuinya, jujur saja saya baru saja juga tahu akan hal ini, maka dari itu saya juga akan berbagi pengetahuan untuk anda.

Umumnya jika anda mengirimkan sebuah Chat ke dalam sebuah Grup Chat dan jika tidak di respon dari para member grup pasti anda akan merasa jengkel dan jika ini terjadi secara terus-menerus mungkin anda merasa bahwa keberadaan anda di Grup tersebut tidak ada artinya atau mudahnya anda tidak di hormati.

Hal tersebut mungkin saja terjadi, karena ada berspekulasi bahwa Chat yang anda kirim di abaikan atau tidak dilihat oleh member, padahal tidak seperti itu mungkin saja Chat anda kurang menarik atau pemberitahuan yang anda kirimkan sudah di ketahui oleh member Grup, sehingga terkesan tidak ada feedback dari member grup sama sekali.

Untuk menghindari pemikiran buruk tersebut, maka ketahui cara ini, cara yang akan saya bagikan kali ini adalah cara untuk mengetahui siapa saja yang sudah membaca Chat yang anda kirim.

Cara ini sangat bermanfaat untuk anda yang menjabat sebagai ketua dari suatu perkumpulan atau organisasi, karena dengan adanya fitur ini anda bisa tahu bahwa pemberitahuan yang anda sampaikan sudah di baca oleh member Grup, sehingga tidak ada lagi alasan macam-macam di kemudian hari.

Berikut adalah cara untuk mengetahui siapa saja yang sudah membaca Chat yang anda kirimkan dalam suatu Grup WhatsApp :


1. Silahkan masuk ke Grup dimana anda mengirimkan Chat anda sebelumnya.
2. Select atau tekan dan tahan Chat yang anda kirimkan.
3. Lihat pada bagian atas terdapat Menu More (titik 3 baris).

Cara mengetahui siapa saja yang membaca chat whatsapp

4. Tekan menu tersebut dan pilih Info.

Cara mengetahui siapa saja yang membaca chat whatsapp

5. Disini anda bisa tahu siapa saja yang sudah membaca Chat yang anda kirim.

Cara mengetahui siapa saja yang membaca chat whatsapp

6. Done!

Dengan demikian semoga pemikiran buruk anda sebelumnya terkait anda yang tidak di hargai atau di hormati sebagai anggota Grup bisa hilang dari pikiran anda, terlebih jika anda adalah seorang atasan, maka anda harus bersikap profesional, meski tidak mendapatkan feedback balasan dari bawahan anda.

Namun, anda sudah bisa memastikan pemberitahuan yang anda kirim melalui Chat sudah tersampaikan dan tenggung jawab anda sudah selesai.

Fitur ini memang sangat bermanfaat untuk mengetahui siapa saja yang diam-diam tapi memantau isi Chat terus dan siapa saja yang bersikap acuh dengan Chat yang di berikan, sehingga nantinya anda bisa menilai orang tersebut baik atau buruknya, semoga bermanfaat.

Cara atasi Download Pending di Google Playstore

Cara mengatasi Download Pending Play Store dengan mudah

Sejatinya semua smartphone Android yang di rilis secara Global di sertai dengan fitur untuk mendownload aplikasi resmi yang telah di verifikasi dan aman untuk di gunakan dan tempatnya itu di namakan dengan Google Playstore.

Melalui aplikasi market tersebut anda bisa mengunduh jutaan aplikasi gratis maupun berbayar dengan tingkat keamanan yang tinggi, terbebas dari virus dan mempunyai fitur update otomatis jika ada pembaharuan dari aplikasi yang telah anda unduh sebelumnya.

Sehingga dengan demikian semua orang yang menggunakan smartphone Android hampir tidak bisa terlepas dari yang namanya Google Play Store.

Namun, sayangnya aplikasi hebat sekelas Google Play Store pun nampaknya tidak luput dari masalah, banyak masalah yang biasa di temukan dari aplikasi satu ini, bisa itu Crash, Hang, Force Close, gangguan koneksi hingga tidak bisa mendownload atau melakukan update terhadap aplikasi-aplikasi yang telah di download sebelumnya.

Cara mengatasi Download Pending Play Store dengan mudah

Untuk pembahasan kali ini kita hanya akan membahas terkait cara mengatasi aplikasi yang tidak bisa di update atau mendownload aplikasi dengan status Donwload Pending, sebelum itu pastikan dulu kondisi ini tidak terjadi :

1. Jaringan yang tidak tersedia atau tidak stabil
2. Tidak ada antrian Download atau Update di Google Play Store
3. Storage Penyimpanan Memory Internal smartphone Android anda masih cukup banyak

Jika ke-3 kondisi diatas sudah anda pastikan tidak terjadi, namun anda masih belum bisa atau tidak bisa sama sekali melakukan Download atau update terhadap aplikasi yang ada di Play Store, maka disini saya memiliki cara jitu atau ampuh untuk mengatasi masalah tersebut.

Umumnya cara yang saya gunakan ini bersifat universal, artinya tidak memerlukan pengetahuan lebih atau lebih mudahnya, bisa di aplikasikan siapapun, karena kita hanya perlu menggunakan fitur bawaan dari Sistem Operasi Android itu sendiri, disini saya mempunyai 2 buah cara yaitu adalah sebagai berikut :


# Lakukan Reboot


Ya! hanya dengan melakukan Restart Smartphone Android anda saja, maka masalah tidak bisa mendownload ini bisa terselesaikan, percaya atau tidak anda bisa mencobannya sendiri.

Tetapi, jika setelah anda melakukan Reboot maka masalah ini tidak kunjung selesai maka cara ke-2 lah yang harus anda lakukan.


# Clear Cache dan Clear All Data.


Cara ini mengharuskan anda melakukan reset pada aplikasi Play Store serta komponen dari Play Store itu sendiri, namun ada hal yang mesti anda lakukan dulu sebelum melakukan cara ini, yaitu adalah sebagai berikut :

Anda di haruskan mengingat nama Email dan Password Gmail yang anda miliki untuk Login kembali ke Google Play Store, karena cara ini memiliki sifat me-reset aplikasi tersebut, pastinya data akun Login anda juga akan terhapus, jadi perhatikan hal ini dulu jika anda ingin mengikuti cara kedua ini.

Jika memang sudah anda pastikan anda hapal dan ingat terkait akun Login ke Google Play Store, maka langkah selanjutnya adalah cara melakukan reset tersebut, yang bisa anda ikuti dengan cara ini :

1. Silahkan masuk aplikasi Settings terlebih dahulu.
2. Cari menu Management Apps atau System Apps atau Installed Apps atau Manage Apps atau Apps, biasanya setiap smartphone Android memiliki penamaan menu yang berbeda, intinya yang anda cari adalah menu yang di dalamnya terdapat List aplikasi yang terinstall.
3. Jika sudah ketemu, silahkan cari kedua aplikasi ini :

Google Play Store
Google Play Service

4. Selanjutnya lakukan Clear Cache dan Clear All Data pada kedua aplikasi tersebut.

Cara mengatasi Download Pending Play Store dengan mudah
Cara mengatasi Download Pending Play Store dengan mudah

5. Lalu setelahnya lakukan Reboot.
6. Selesai!

Langkah terakhir yang perlu anda lakukan, ialah membuka aplikasi Google Play Store lagi, selanjutnya Login jika memang ada perintah untuk Login ulang, jika tidak langsung saja coba Download atau Update aplikasi yang anda inginkan.

Harusnya dengan cara ini masalah Download Pending bisa terselesaikan dengan mudah, saya sudah mempraktekan cara ini berkali-kali dan selalu saja berhasil, jika anda tidak berhasil, coba periksa lagi jaringan Internet yang anda gunakan, bisa jadi koutanya habis atau memang koneksi Internetnya jelak.

Karena Google Play Store itu memerlukan koneksi internet yang baik agar bisa berkerja dengan baik, semoga artikel ini bisa membantu anda dan semoga bermanfaat.

OLED atau AMOLED mana yang lebih baik untuk Smartphone?

Lebih baik OLED atau AMOLED

Sekarang ini ada beberapa tipe panel layar yang sering atau lumrah di gunakan untuk sebuah smartphone yaitu kalau tidak IPS, OLED atau AMOLED, tetapi tahukah anda yang mana yang paling terbaik dan tercanggih?

Umumnya OLED dan AMOLED sampai sekarang ini biasanya masih di gunakan ke produk smartphone kelas atas saja, tetapi tidak sedikit juga yang sudah mengaplikasikannya ke smartphone Android level menengah.

Sebelumnya perlu anda ketahui untuk smartphone Entry-Level hingga menengah biasanya di dominasi oleh layar berjenis IPS (In-Plane Switching) LCD, wajar saja demikian, karena teknologi IPS ini tentu lebih murah biaya produksinya di bandingkan dengan OLED atau AMOLED.

Lalu yang mana yang paling baik OLED atau AMOLED? maka dari itu kita akan bahas secara runtut dulu, kenapa panel layar ini bisa menjadi sebuah panel layar yang masuk dalam kategori Premium.

OLED (Organic Light Emitting Diode) adalah sebuah jenis panel layar pengembangan dari panel layar LCD, bedanya dengan teknologi panel IPS adalah bahwa OLED tidak memerlukan sebuah Backlight untuk memancarkan warna.

Melainkan satuan dari Pixel itu sendiri yang bisa mengasilkan warna secara mandiri ketika di aliri arus listrik dan umumnya bersifat RGB, sehingga wajar saja jika teknologi OLED ini bisa memancarkan warna dan kontras yang lebih dalam. Namun, dengan konsumsi daya yang berkali lipat lebih ramah dari pada panel LCD seperti IPS.

Penggunaan panel OLED ini biasanya di temukan di Televisi dan tidak sedikit juga yang mengaplikasikannya ke Smartphone, karena layar OLED masih tetap akan prima kualitasnya hingga ukuran layar berapa pun dan dengan sudut pandang yang lebih baik.

AMOLED (Active Matrix Organic Light-Emitting Diode) adalah pengembangan dari teknologi OLED, secara umum AMOLED berada satu tingkat diatas OLED, karena panel layar ini bisa di buat setipis mungkin, tetapi tetap responsive dalam merespon sentuhan jari (Touch Screen).

Secara umum AMOLED ini memiliki konfigurasi per-pixel yang lebih baik dari OLED, karena bisa mengatur tingkat kecerahan lebih baik dan lebih akurat.

Maka tidak mengherankan jika layar AMOLED akan bisa menghasilkan warna hitam yang pekat, putih yang bersih dan bisa diandalkan di bawah terik sinar matahari tanpa adanya refleksi cahaya.

Selain itu penggunaan Fingerprint di dalam layar, juga hanya bisa di lakukan di layar berjenis AMOLED saja, karena Film Transistor bisa di buat setipis mungkin dan tidak tebal seperti panel layar IPS yang harus punya induk penghantar cahayanya dalam kasus ini adalah panel Backlightnya.


Adapun kekurangan dari AMOLED sendiri adalah ketika panel Pixel sudah mulai rusak, maka perpindahan warna tidak akan responsif lagi, sehingga kerap memunculkan bayangan atau jejak dari gambar yang sudah di tampilkan.


Sehingg dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut :


1. AMOLED lebih condong ke penggunaan Smartphone.
2. OLED lebih condong ke penggunaan Televisi dan Monitor.
3. Layar OLED dan AMOLED bisa menghasilkan warna hitam dan putih yang sempurna.
4. Sekarang ini hanya jenis layar OLED dan AMOLED yang bisa maksimal dalam penggunaan Fingerprint di dalam layar.
5. Konsumsi daya OLED dan AMOLED yang berkali lipat lebih rendah dari panel layar IPS.
6. Biasanya hanya di temukan di Smartphone minimal menengah keatas.
7. Harga Produksi yang terbilang cukup mahal dari IPS.

Jadi, lebih baik yang mana OLED atau AMOLED? kalau saya jelas akan memilih AMOLED, karena seperti yang saya jelaskan di atas AMOLED itu adalah generasi terbaru dari OLED, artinya AMOLED lebih canggih dari OLED.

Untuk urusan warna, konsumsi daya, ketepatan kontras, sudut pandang saya pikir sama saja. Namun, kalau di letakan dalam suatu pilihan maka sudah jelas AMOLED yang paling terbaik saat ini.

Begini cara mematikan fitur Ceklis 2 (Read) di WhatsApp

Cara hilangkan centang 2 whatsapp

Jika ada sebuah aplikasi wajib yang harus anda install di smartphone Android anda, maka saya sangat yakin salah satunya dalah WhatsApp, mengapa demikian? karena aplikasi Chat ini memang sudah menjadi alat penting untuk menunjang komunikasi jarak jauh dengan efektif dan efisien pula.

Disamping itu aplikasi WhatsApp memang benar-benar sudah populer, meski banyak aplikasi sejenis, tetap saja WhatsApp selalu menjadi yang teratas diantara semuanya, maka jangan bingung jika WhatsApp ini di gunakan dari usia Bocah hingga Tua Renta sekalipun.

Yang menarik dari WhatsApp adalah banyaknya fitur yang bermanfaat, selain itu aplikasi ini juga terhitung sangat responsif, sehingga pas dengan apa yang di inginkan di masyarakat.

Ada satu buah fitur utama dari WhatsApp yaitu adalah indikator apakah Chat anda sudah di baca atau belum, umumnya kronologinya akan menjadi seperi ini :

1. Gambar Jam artinya jaringan internet tidak tersedia sehingga pesan tidak bisa di kirim.
2. Ceklis 1 artinya pesan anda terkirim, namun masih belum bisa masuk ke si penerima Chat.
3. Ceklis 2 artinya pesan anda terkirim dan sudah di terima penerima, tetapi belum di baca.
4. Ceklis 2 Warna Biru, artinya pesan yang anda kirim sudah di baca.

Lalu bagaimana jika anda tidak ingin melakukan Chat dengan orang yang saat ini tidak anda sukai, tetapi anda kepo dengan isis Chatnya? maka saran saya adalah gunakan saja fitur yang sudah di sediakan WhatsApp, yaitu untuk menghilangkan tanda Conteng 2 berwarna biru.

Cara ini sangat jitu di lakukan untuk mereka yang tidak ingin di ganggu, tetapi kepo dengan isi Chat yang masuk, misalnya sedang marahan dengan pacar atau ada teman yang mau ngutang uang, cara ini bisa anda terapkan, agar kesannya adalah pesan yang di kirim seolah belum terbaca.

Bayangkan saja jika anda tidak menggunakan cara ini ketika sedang marahan sama Pacar anda, Chat yang di kirim gebetan anda masuk dan anda baca sehingga muncul Centang biru di WhatsApp pengirim pesan, tetapi tidak anda balas, ayo apa yang terjadi? meledaklah jawabannya.

Maka dengan demikian cara ini penting di gunakan di saat-saat tertentu, berikut adalah cara pengerjaannya :

1. Silahkan buka dulu menu Settings yang ada di WhatsApp.

Cara hilangkan centang 2 whatsapp

2. Selanjutnya masuk ke menu Account.

Cara hilangkan centang 2 whatsapp

3. Lalu masuk lagi ke menu Privacy.

Cara hilangkan centang 2 whatsapp

4. Lihat pada bagian bawah dan hilangkan (Disable) fitur yang bernama Read Receipts.

Cara hilangkan centang 2 whatsapp

5. Done!

Setelah anda menonaktifkan fitur tersebut, fitur Conteng 2 berwarna biru sudah akan hilang atau tidak akan berfungsi. Tetapi, itu hanya berlaku pada Chat personal untuk Chat di Grup masih tetap muncul.

Sebenarnya cara ini akan sangat perfect jika di sandingkan dengan Cara mematikan fitur Last Seen dan Online pada WhatsApp.

Cara ini juga membuat anda tidak bisa melihat apakah pesan anda sudah di baca atau belum, sehingga saya pikir cara ini tidak bisa di aplikasikan secara terus-menerus, karena anda pun juga akan kerepotan di buatnya.

Sehingga saran saya adalah gunakan sebijak mungkin, gunakan hanya pada saat dan waktu yang tepat, karena jika terus anda gunakan, bayangkan saja jika orang tua anda khwatir terhadap anda, lalu melakukan Chat dan tidak muncul Centang 2 berwarna biru, saya yakin orang tua anda di rumah akan lebih khwatir dari sebelumnya.

Thursday, January 28, 2021

Apa itu Test Point Xiaomi dan bagaimana cara melakukannya?

Cara Test Point Xiaomi

Anda pengguna smartphone Xiaomi? mungkin ada perlu informasi ini, karena kalau menurut saya pribadi informasi tutorial seperti ini wajib untuk anda ketahui, alasannya cukup sederhana, karena jika anda tahu, maka anda akan mudah untuk melakukan berbagagi macam Troubleshoot kedapannya nanti.
Secara umum Metode Test Point ini memang bukan di tujukan untuk konsumsi umum, melainkan sebenarnya metode Test Point ini lebih di buat untuk melakukan pengujian dan untuk melakukan pengendalian yang bersifat Quality Control saja.

Selanjutnya faktanya adalah metode Test Point ini juga hanya bisa di temukan di jajaran smartphone Android dengan mesin Qualcomm Snapdragon saja, untuk variant smartphone Android Xiaomi dengan Chipset MediaTek dan lainnya, maka fitur Test Point ini tidak di sediakan.

Untuk fungsinya sendiri Test Point di Xiaomi memiliki Fungsi yang sama seperti Mode Fastboot ataupun Mode EDL, yaitu sama-sama bisa di gunakan untuk melakukan Flash atau melakukan Install ulang Firmware Xiaomi.


Hanya saja ada keuntungan lain yang anda dapatkan ketika melakukan metode Test Point di Xiaomi tersebut, antara lain adalah sebagai berikut :


1. Tidak perlu Unlock Bootloader.
2. Metode paling efektif untuk berpindah dari ROM Abal-abal ke ROM Resmi MIUI.
3. Sangat efektif untuk mengatasi masalah Hard Brick yang tidak bisa di tangani dengan cara yang biasa.
4. Proses di pastikan berhasil 100% asal sesuai prosedur.

Dari ke-4 hal diatas sudah anda ketahui sendiri bahwa memang metode Test Point ini bisa berkerja dengan sangat efektif, maka dari itu metode ini menjadi metode paling di sukai oleh user Xiaomi, jika smartphone yang mereka miliki sedang mengalami masalah.

Terlebih lagi, jika smartphone anda adalan variant Xiaomi baru, maka sudah pasti anda tidak akan bisa menggunakan Mode EDL, satu-satunya cara agar bisa melakukan Flash tanpa Unlock Bootloader, memang hanya bisa menggunakan Metode Test Point itu sendiri.


Lalu bagaimana sih cara kerjanya?


Ini yang paling penting, karena Metode ini tidak bisa anda lakukan jika tidak tahu di mana letak dari titik Test Point itu sendiri, untuk contohnya seperti ini :

Cara Test Point Xiaomi

Ya! benar sekali anda mesti membuka Cover bagian belakang smartphone Xiaomi anda untuk bisa menemukan titik dari Test Point tersebut.

Untuk bisa tahu di mana letak dari Test Point Xiaomi yang anda gunakan, anda bisa mengetahuinya di Forum Xiaomi seperti di en.xioami.com.

Di Forum tersebut, jika sudah ada yang menemukan dimana letak titik Test Point dari tipe Xiaomi tertentu, pasti akan langsung di beritahukan ke member yang lain, karena pasalnya kebutuhan akan fungsi dari Test Point ini benar-benar banyak.


Selanjutnya jika sudah di temukan letak dari titik Test Point tersebut, lalu apa yang mesti di lakukan? anda bisa langsung melakukan Flash dengan cara sebagai berikut :


1. Silahkan hubungkan ke 2 buah titik Test Point dengan alat yang terbuat dari metal, seperti kawat, pinset atau jepitan kertas.
2. Ingat! cabut dulu konektor baterai dari Motherboard.
3. Lalu hubungkan smartphone Xiaomi anda ke PC dengan kabel USB.
4. Silahkan buka aplikasi Mi Flash Tool dan lihat apakah Smartphone Xiaomi anda sudah terbaca.
5. Jika sudah terbaca silahkan lepas koneksi dari 2 buah titik Test Point tersebut.
6. Selanjutnya lakukan Flash seperti biasa, jika tidak tahu caranya sudah saya tuliskan secara lengkap pada artikel ini Cara Flash / Install Ulang semua Xiaomi dengan aplikasi Mi Flash Tool.
7. Done!

Saat ini anda sudah bisa menggunakan smartphone Xiaomi anda seperti biasa lagi, saya berani jamin 100% smartphone anda akan kembali hidup normal dengan melakukan cara ini, asalkan Bootloader smartphone Xiaomi anda tidak di modif oleh para pelaku Distributor dan anda mengerjakan metode Test Point ini secara sembarangan.

Metode Flash dengan Test Point ini memang tidak bisa menjadi metode Flash Prioritas untuk smartphone Xiaomi, karena jika memang masih memungkinkan, silahkan lakukan Flash dengan Metode Normal yaitu dengan menggunakan Fastboot, yang tentu saja smartphone Android anda sudah Unlock Bootloader.

Cara ini sangat tidak saya anjurkan bagi anda yang memang tidak mengerti terkait apa yang sedang anda kerjakan, karena akibat dari penggunaan yang salah akan sangat fatal, mudahnya smartphone anda akan matot forever!

Jadi, selalu pertimbangkan cara ini sebagai cara terakhir, karena selain ribet dalam pengerjaannya yang mengharuskan anda membuka Cover bagian belakang Smartphone Xiaomi anda, persiapan Flash yang tidak lengkap seperti, Firmware yang di Download Corrupt, Smartphone anda tidak bisa terbaca di PC Desktop yang anda gunakan, hingga adanya masalah pada Driver dan Port USB, semua ini pasti akan membuat runyam masalah yang anda hadapi.

Maka dari itu, lakukan cara ini ketika anda sudah benar-benar siap dan tentu saja siap dengan segela resiko yang akan terjadi, semoga sukses dan bermanfaat untuk anda.