OLED atau AMOLED mana yang lebih baik untuk Smartphone? - ASHADIN

Tuesday, February 26, 2019

OLED atau AMOLED mana yang lebih baik untuk Smartphone?

OLED atau AMOLED mana yang lebih baik untuk Smartphone?

Lebih baik OLED atau AMOLED

Sekarang ini ada beberapa tipe panel layar yang sering atau lumrah di gunakan untuk sebuah smartphone yaitu kalau tidak IPS, OLED atau AMOLED, tetapi tahukah anda yang mana yang paling terbaik dan tercanggih?

Umumnya OLED dan AMOLED sampai sekarang ini biasanya masih di gunakan ke produk smartphone kelas atas saja, tetapi tidak sedikit juga yang sudah mengaplikasikannya ke smartphone Android level menengah.

Sebelumnya perlu anda ketahui untuk smartphone Entry-Level hingga menengah biasanya di dominasi oleh layar berjenis IPS (In-Plane Switching) LCD, wajar saja demikian, karena teknologi IPS ini tentu lebih murah biaya produksinya di bandingkan dengan OLED atau AMOLED.

Lalu yang mana yang paling baik OLED atau AMOLED? maka dari itu kita akan bahas secara runtut dulu, kenapa panel layar ini bisa menjadi sebuah panel layar yang masuk dalam kategori Premium.

OLED (Organic Light Emitting Diode) adalah sebuah jenis panel layar pengembangan dari panel layar LCD, bedanya dengan teknologi panel IPS adalah bahwa OLED tidak memerlukan sebuah Backlight untuk memancarkan warna.

Melainkan satuan dari Pixel itu sendiri yang bisa mengasilkan warna secara mandiri ketika di aliri arus listrik dan umumnya bersifat RGB, sehingga wajar saja jika teknologi OLED ini bisa memancarkan warna dan kontras yang lebih dalam. Namun, dengan konsumsi daya yang berkali lipat lebih ramah dari pada panel LCD seperti IPS.

Penggunaan panel OLED ini biasanya di temukan di Televisi dan tidak sedikit juga yang mengaplikasikannya ke Smartphone, karena layar OLED masih tetap akan prima kualitasnya hingga ukuran layar berapa pun dan dengan sudut pandang yang lebih baik.

AMOLED (Active Matrix Organic Light-Emitting Diode) adalah pengembangan dari teknologi OLED, secara umum AMOLED berada satu tingkat diatas OLED, karena panel layar ini bisa di buat setipis mungkin, tetapi tetap responsive dalam merespon sentuhan jari (Touch Screen).

Secara umum AMOLED ini memiliki konfigurasi per-pixel yang lebih baik dari OLED, karena bisa mengatur tingkat kecerahan lebih baik dan lebih akurat.

Maka tidak mengherankan jika layar AMOLED akan bisa menghasilkan warna hitam yang pekat, putih yang bersih dan bisa diandalkan di bawah terik sinar matahari tanpa adanya refleksi cahaya.

Selain itu penggunaan Fingerprint di dalam layar, juga hanya bisa di lakukan di layar berjenis AMOLED saja, karena Film Transistor bisa di buat setipis mungkin dan tidak tebal seperti panel layar IPS yang harus punya induk penghantar cahayanya dalam kasus ini adalah panel Backlightnya.


Adapun kekurangan dari AMOLED sendiri adalah ketika panel Pixel sudah mulai rusak, maka perpindahan warna tidak akan responsif lagi, sehingga kerap memunculkan bayangan atau jejak dari gambar yang sudah di tampilkan.


Sehingg dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut :


1. AMOLED lebih condong ke penggunaan Smartphone.
2. OLED lebih condong ke penggunaan Televisi dan Monitor.
3. Layar OLED dan AMOLED bisa menghasilkan warna hitam dan putih yang sempurna.
4. Sekarang ini hanya jenis layar OLED dan AMOLED yang bisa maksimal dalam penggunaan Fingerprint di dalam layar.
5. Konsumsi daya OLED dan AMOLED yang berkali lipat lebih rendah dari panel layar IPS.
6. Biasanya hanya di temukan di Smartphone minimal menengah keatas.
7. Harga Produksi yang terbilang cukup mahal dari IPS.

Jadi, lebih baik yang mana OLED atau AMOLED? kalau saya jelas akan memilih AMOLED, karena seperti yang saya jelaskan di atas AMOLED itu adalah generasi terbaru dari OLED, artinya AMOLED lebih canggih dari OLED.

Untuk urusan warna, konsumsi daya, ketepatan kontras, sudut pandang saya pikir sama saja. Namun, kalau di letakan dalam suatu pilihan maka sudah jelas AMOLED yang paling terbaik saat ini.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact