Friday, July 19, 2019

Cara melakukan Flash di Redmi Note 7 dengan benar dan mudah

Fastboot / Flash Redmi Note 7

Sejauh ini memang hanya ada sedikit saja smartphone Android dengan harga murah tetapi memiliki spesifikasi diatas rata-rata, jika kita berbicara salah satunya maka sudah pasti Redmi Note 7 ada di dalam daftar tersebut.

Smartphone debut dari Branding Xiaomi yaitu Redmi ini memang mendapatkan respon positif dari masyarakat Indonesia dan Global, karena device satu ini memang terbukti tanggah untuk penggunaan harian, seperti hiburan, foto, gaming dan daya tahan baterainya.

Selanjutnya, meski tidak menyandang nama Xiaomi lagi, faktanya Brand Redmi itu ya masih tetap Xiaomi juga, terbukti dari metode dan media untuk melakukan Maintenance, semuannya masih sama saja seperti variant device Xiaomi yang lain.

Maka dari itu untuk bisa melakukan Flash atau kerap disebut Fastboot tidak menjadi hal yang sulit untuk di lakukan pada Redmi Note 7 tersebut, anda hanya perlu mendownload Firmware yang benar dan tentu saja dengan cara kerja yang benar juga.

Umumnya Metode Flash ini sangat bermanfaat untuk di gunakan dalam :

  • Mengatasi Bootloop, Brick, Deep Dead, dll
  • Untuk Relock Bootloader.
  • Untuk pindah dari ROM China ke Global.
  • Untuk pindah dari ROM Distributor ke Resmi.
  • Agar performa device menjadi Prima lagi.
  • Mengtasi masalah performa yang menjadi lelet dan sering bermasalah.

Untuk melakukan Flash atau Fastboot tentu saja anda memerlukan beberapa persyaratan dan persyaratan tersebut, mutlak untuk anda penuhi, yaitu adalah sebagai berikut :


1. Unlock Bootloader


Kenapa Unlock Bootloader? karena anda tidak bisa menggunakan kemampuan Fastboot jika Redmi Note 7 anda masih dalam status Locked Bootloader, karena syarat utama agar aplikasi Mi Flash dapat berkerja dengan baik adalah device anda harus aktif dulu kemampuan Fastbootnya, yaitu dengan cara melakukan Unlock Bootloader terlebih dahulu, silahkan lakukan UBL Redmi Note 7 sebelum mengikuti tutorial ini.


2. Fastboot


Seperti yang sudah saya katakan di atas, bahwa metode ini harus menggunakan sistem Fastboot untuk proses Flashingnya, jadi Redmi Note 7 anda harus masuk ke Mode Fastboot terlebih dahulu, jika tidak tahu caranya sudah saya tulis disini Cara masuk dan keluar mode Fastboot Redmi.


3. Firmware dan aplikasi Mi Flash Tool


Selain itu anda juga perlu sebuah Firmware khusus Fastboot untuk bisa melakukan Fastboot, pastikan Firmware tersebut tidak salah download atau pasang, karena selain akan terjadi kegagalan Flashing, pemasangan Firmware yang salah juga bisa mengakibatkan Redmi Note 7 anda matot, Download aplikasi Mi Flash Tool Terbaru dan Firmware Redmi Note 7 Terbaru.

Pastikan anda melakukan Extract terhadap File Firmware tersebut, jika tidak maka tidak akan bisa di gunakan, umumnya anda harus 2 kali dalam melakukan Extract pada file Firmware tersebut, hingga menjadi seperti ini :


4. Kabel USB


Faktanya metode ini mengharuskan anda untuk menggunakan PC yang nantinya akan di jempatani oleh kabel USB, jadi siapkan kabel USB dulu dan pastikan di PC anda juga sudah anda Disable Driver Signature Enforcement sebelum melakukan Flasing via Mi Flash Tool.


5. Kapasitas Baterai lebih dari 50%


Ini adalah syarat terakhir jika ingin melakukan Flashing via Mi Flash Tool, kenapa saya anggap penting? karena proses Flashing harus anda pastikan dapat selesai dan jangan sampai terputus di tengah jalan, efeknya bisa sangat fatal, jadi isi dulu daya smartphone Redmi Note 7 anda sebelum melakukan Flashing.

Diatas 50% sudah cukup, karena saya pikir melakukan Flashing pada Redmi Note 7 tergantung dari Smartphonenya itu sendiri rata-rata menghabiskan konsumsi baterai 20-30% hingga device tersebut bisa Booting dengan sempurna lagi.

Jika ke-5 hal diatas sudah anda pastikan dan anda penuhi, maka langkah selanjutnya adalah langsung praktek saja ke metode Flashingnnya :


Cara Flash / Fastboot Redmi Note 7


1. Silahkan Install dulu aplikasi Mi Flash Tool dan jalankan dengan Run As Administrator.
2. Lalu Load Firmware yang sudah anda Download sebelumnya, pastikan sudah anda Extract seperti yang saya sampaikan di atas.
3. Ingat! lakukan Disable Driver Signature Enforcement dulu, ini wajib hukumnya.
4. Jika sudah silahkan buat Redmi Note 7 anda masuk ke Mode Fastboot.
5. Hubungkan ke PC dengan kabel USB.
6. Tekan tombol Refresh hingga device anda terbaca.
7. Selanjutnya pada bagian bawah silahkan pilih opsi Flash, kalau saya sendiri menyarakan untuk memilih opsi Clean Flash agar Firmware yang di Flash bisa berjalan dengan baik, tentu saja cara ini akan melakukan Format kepada Memory Internal Redmi Note 7 anda, jika anda tidak ingin kehilangan data di Internal Storage saran saya lakukan Backup jika masih memungkinkan.
8. Terakhir silahkan tekan Flash.
9. Proses akan berjalan kurang lebih 5-10 Menit, tergantung dari spesifikasi smartphone anda.
10. Jika telah selesai harusnya device Redmi Note 7 anda akan reboot sendiri, tetapi jika tidak kunjung Reboot dengan sendirinya, anda bisa menghidupkan smartphone Redmi Note 7 anda secara manual.
11. Proses Booting pertama bisa membutuhkan waktu lebih dari 15 Menit.
12. Done!


Jika Flash / Fastboot Gagal


Pada beberapa kasus kegiatan Flash ini bisa saja gagal karena beberapa kondisi tertentu, anda tentu saja harus paham terhadap kondisi tersebut agar masalahnya bisa anda identifikasi dan bisa anda atasi sendiri, beberapa masalah yang kerap terjadi ketika proses Flash berjalan adalah sebagai berikut :

1. Firmware Corrupt yang menyebabkan Error Hello Packet, solusi untuk masalah ini adalah anda perlu mendownload ulang Firmware tersebut dan pastikan koneksi Internet tidak lelet dan stabil, agar tidak Corrupt lagi.

2. Anti-Rollback aktif, jika pada firmware tersebut yang anda gunakan sekarang fitur ARB sudah aktif, maka bisa jadi hal ini menjadi masalah serius, karena anda tidak akan bisa melakukan Flash / Fastboot, karena anda tidak akan di izinkan untuk melakukan Flash ke versi yang lebih rendah, silahkan pelajari Ant-RollBack di Xiaomi pada artikel ini Apa itu Anti-Rollback Android dan bagaimana cara mengetahuinya.

3. Firmware salah, sudah jelas hal ini akan menimbulkan masalah, misalnya smartphone yang anda gunakan adalah versi Lite, tetapi anda menggunakan Firmware untuk versi Pro, tentu saja tidak akan bisa di Flash, silahkan coba lebih teliti lagi untuk mengidentifikasi informasi dari device Redmi yang anda gunakan.

4. Gunakan versi Firmware Default, maksudnya begini jika pada awal pembelian anda menggunakan ROM MIUI China, maka akan lebih baik saat melakukan Flash menggunakan ROM China juga, jika device tersebut memang mengalami masalah seperti Bootloop dan lainnya, jika memang anda ingin Upgrade ke versi Global, maka silahkan lakukan saja, tetapi jika nantinya tetap gagal, maka silahkan balik saja dulu ke ROM versi China dan coba ulang lagi dengan versi Firmware yang berbeda.

Dengan mengikuti tutorial diatas, saya kira sudah clear untuk cara melakukan Flash atau Fastboot tersebut, jika memang proses Flash gagal, maka beberapa solusi diatas juga bisa anda terapkan, umumnya metode Flash / Fastboot ini bisa anda lakukan dengan sangat mudah dan cepat, jika anda lakukan dengan benar dan tepat, semoga bermanfaat.

Tags :

Published by : Javem Tupelo

Rada belagu sih, tapi ngangenin!

Post a Comment