All Posts - ASHADIN

Thursday, December 31, 2020

Performa Windows 10 lamban? lakukan saja Defrag HDD

Cara Defrag HDD di Windows 10

Memang ada banyak sekali Faktor yang bisa membuat Windows 10 yang anda gunakan semakin lamban performanya dari hari ke hari, masalah ini bisa datang dari segi Software seperti terkena Virus, Cache (Junk File) yang sudah menumpuk atau bahkan masalah Internal lainnya.

Selain itu penurunan performa juga bisa datang dari hal External lain, seperti menurunnya kemampuan Processor, RAM dan bahkan HDD.

Untuk masalah yang akan kita bahas sekarang adalah hanya terkait seputaran HDD saja, karena HDD ini sangat berperan penting untuk menjalankan OS Windows 10 dengan baik dan maksimal, maka dari itu sangat di perlukan perhatian khusus dalam merawat HDD tersebut.

Memang di zaman sekarang ini penggunaan HDD sudah bergesar ke penggunaan SSD, hanya saja masih banyak orang di luar sana yang menggunakan HDD sebagai media penyimpanan OS, karena memang harga HDD sekarang masih jauh lebih murah dari SSD.

Hanya saja, jika kita menggunakan HDD maka kita perlu melakukan Defrag pada HDD tersebut secara rutin, kenapa demikian? karena hal ini sangat kuat kaitannya dengan performa dari OS Windows yang di gunakan.


Apa saja sih keuntungan jika melakukan Defrag HDD?


1. Load aplikasi akan menjadi lebih cepat.
2. OS Windows akan menjadi lebih responsif.
3. Akan sangat membantu meningkatkan FPS sebuah game, walau tidak signifikan.
4. Hard Disk akan awet, karena selalu di maksimalkan performanya.

Faktanya Hard Disk yang tidak di Defrag itu lambat laun akan merusak HDD, karena cara kerja dari HDD tidak akan Efektif dan Efisien lagi di karenakan Fragment yang sudah menumpuk dan berantakan.

Jadi, HDD akan terus berkerja keras untuk menghubungkan satu persatu Fragment, maka dari itu disinilah Fungsi dari fitur Defrag tersebut, karena fitur ini akan menata ulang Fragment yang ada, sehingga HDD akan berkerja dengan efektif dan efisien lagi.

Karena jika melakukan Defrag sekala besar, seperti yang akan kita lakukan sekarang, prosesnya bisa membutuhkan waktu berjam-jam, tergantung dari banyak File yang ada dalam HDD tersebut, jika sedikit maka prosesnya juga akan singkat, jika banyak bisa memakan waktu 2-4 Jam.


Lalu seperti apa indikasi ketika anda harus melakukan Defrag?


Indikasinya adalah jika Fragment sudah mencapat angka 5% keatas, begitulah kata para ahli, jika masih di Bawah 5%, misalnya 0% maka anda tidak perlu melakukan Defrag.

Cara Defrag HDD di Windows 10

Tetapi jika sudah 80% atau 90% Fragment, maka anda harus melakukan Defrag sekarang juga.


Cara untuk melakukan Defrag di Windows 10 adalah sebagai berikut :


1. Silahkan cari aplikasi Defragment and Optimize Drives di Start Menu.

Cara Defrag HDD di Windows 10

2. Jika sudah anda, silahkan pilih salah satu Drive yang memunculkan Fragment diatas 5%, jika di bawah 5% abaikan saja.
3. Lalu untuk memulai Defrag silahkan tekan Optimize.

Cara Defrag HDD di Windows 10

4. Proses akan berjalan dan akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
5. Pada tahap ini agar proses berjalan maksimal, anda tidak boleh membuka atau mengoperasikan apapun di OS Windows 10 tersebut, tunggu saja hingga prosesnya selesai.
6. Jika sudah selesai, lakukan Reboot dan harusnya sekarang Windows 10 anda telah menjadi lebih cepat dari sebelumnya.
7. Done!

Dengan demikian, proses Defrag sudah selasai untuk anda lakukan sekarang, sebenarnya di Winsows 10 sendiri sudah ada di jadwalkan secara otomatis untuk melakukan Defrag dengan sendirinya, biasanya satu minggu sekali, tetapi dalam skala Defrag yang kecil.

Lalu kapan waktu terbaik untuk melakuka Defrag HDD tersebut? sejauh ini jika Fragment sudah lebih dari 5%, maka anda harus melakukan Defrag, untuk durasi sendiri Idealnya adalah 1-3 Bulan sekali.

Mengingat prosesnya yang lama, tidak saya sarankan anda untuk melakukan Defrag secara rutin, karena bisa jadi akan mengganggu perkerjaan anda.

Selain itu jika anda menggunakan SSD, maka anda tidak perlu melakukan Defrag, karena SSD dan HDD itu memang berbeda dari segi Infrastructure-nya, jadi metode diatas hanya di berlakukan pada tipe HDD saja, SSHD pun juga wajib untuk melakukan Defrag, kalau Fragmentnya sudah diatas 5%.

Cara mengunci File Microsoft Excel dengan Password

Cara kunci File Excel

Anda seorang pekerja kantoran? dan anda hanya bisa mengerjakan suatu perkerjaan di Komputer yang bisa di akses pekerja lain? maka saya sarankan anda untuk melakukan hal ini! karena dengan mengunci File perkerjaan anda, maka resiko modifikasi data atau data anda di contek akan sangat berkurang.

Pada kasus kali ini kita hanya akan membahas terkait bagaimana sih cara menguncil File dari Microsoft Excel agar tida bisa di buka orang yang tidak berkepentingan.

Maka dari itu saya punya caranya dan cara ini tidak menggunakan aplikasi apapun, cukup hanya dengan modal Tool dari Microsoft Excel itu sendiri, cara kerjanya pun sangat mudah dan bisa aplikasikan siapa saja.

Saya pikir melakukan Proteksi pada Workbook di Microsoft Excel itu sangat penting di lakukan, apalagi jika data yang anda buat berupa data Keuangan, Analytic atau Statistik yang pastinya bukan untuk menjadi konsumsi umum.

Maka saya sarankan gunakan saja cara yang akan saya jelaskan di bawah ini. Nampknya pihak Microsoft pun mengerti betapa pentingnya data olahan dari Microsoft Excel ini hingga di buatkan sebuah Fitur khusus agar penggunannya dapat mengunci File Microsoft Excel tersebut.


Lalu bagaimana cara kerjanya? berikut akan saya jelaskan secara beruntun :


1. Silahkan buka dulu File pekerjaan anda di Microsoft Excel, disini saya menggunakan Microsoft Excel 2013, saya pikir dari Microsoft Excel 2010 hingga versi paling baru sekarang untuk menu dan fiturnya kurang lebih sama saja.
2. Jika sudah silahkan buka Menu File >> Info.
3. Lalu pilih Menu Protect Workbook.

Cara kunci File Excel

4. Silahkan masukan Password 2 kali, ingat! gunakan Password yang hanya anda saja yang mengetahuinya.

Cara kunci File Excel

5. Setelahnnya lakukan Save.
6. Untuk melakukan uji coba apakah File Excel sudah terkunci, silahkan buka File Excel yang sudah anda Save sebelumnya, jika muncul perintah memasukan Password, berarti cara yang anda lakukan sudah berhasil.

Cara kunci File Excel

7. Done!

Dengan demikian, saat ini anda sudah bisa lebih tenang dalam berkerja, karena data yang telah anda buat bisa aman dan tidak bisa di akses oleh orang yang tidak berkepentingan.

Kalau memang bisa silahkan buat Backup terhadap Data File Microsoft Excel yang telah anda kunci tersebut, misalkan letakan Clone-nya di Flash Disk atau Cloud Service, maka dengan cara ini data anda bisa akan lebih aman lagi, semoga bermanfaat.

Mengatasi Video Patah-patah (Lag) pada MX Player Android

Mengatasi Video patah patah MX Player

Sebelumnya saya sudah membahas terkait beberapa Video Player yang bisa memunculkan Subtitles di smartphone Android dan salah satunya adalah MX Player.

Video Player satu ini memang sangat populer di gunakan banyak pengguna Android sekarang ini, jadi wajar saja jika jumlah unduhan aplikasi ini dari Google Play Store sangat banyak dan sekali lagi wajar, jika mengingat aplikasi ini mendapat penghargaan Editors Choice di Google Play Store.

Umumnya hampir semua jenis format Video bisa di jalankan dengan menggunakan aplikasi MX Player tersebut dan juga hampir semua smartphone Android sudah bisa menggunakan aplikasi ini, karena spesifikasi yang di butuhkan tidak lah tinggi.

Smartphone entry-level pun bisa memutar Video dengan aplikasi ini dengan lancar tentunya, asalkan memiliki RAM paling tidak 1GB, selanjutnya aplikasi ini bisa anda gunakan untuk menonton Video bersubtitles.

Selain itu fitur yang ada di dalam aplikasi ini pun juga sangat menarik, yaitu adanya control kontras, pengunci layar hingga mempercepat durasi Video, bisa anda lakukan dengan aplikasi satu ini.

Hanya saja ada beberapa keluhan yang di lontarkan pengguna, yaitu terjadinya patah-patah atau Lag saat menonton Video dan sering kali juga Audio tidak Sync dengan Video, lalu apa sebenarnya yang terjadi?

Sebenarnya ini hanya masalah Decoder saja, di aplikasi MX Player anda akan menemukan 3 Buah Decoder yaitu SW, HW dan HW+.

Jika anda mengerti terkait settingan ini, maka anda bisa mengatasi Lag pada Video yang anda putar, jangan khwatir saya juga sering mengalami masalah ini dan cara saya mengatasinya adalah sebagai berikut :

1. Silahkan putar dulu Video yang patah-patah sebelumnya.
2. Lalu sorot pada bagian kanan atas, silahkan tekan tulisan yang bertulis "HW".
3. Selanjutnya ganti dari HW ke SW, seperti ini :

Mengatasi Video patah patah MX Player

4. Harusnya Video yang anda putar tidak akan Lag lagi.
5. Done!


Untuk anda ketahui berikut adalah penjelasan singkat dari SW dan HW Decoder tersebut :


SW : Akselerasi Decoder di lakukan oleh CPU (Processor)
HW : Akselerasi Decoder di lakukan oleh GPU (Video Card)

Inilah kenapa jika anda menggunakan smartphone Entry-level dan memutar Video dengan standard decoder HW, maka muncul Lag, itu karena GPU yang di gunakan Smartphone Android anda tidak mampun untuk menjalankan Video tersebut dengan baik, umumnya akan tambah Lag ketika anda memainkan Video dengan resolusi 1080p.

Untuk mengakalinya maka gunakan saja SW Decoder, karena saat ini Processor smartphone Entry-level sudah sangat baik dan cepat, sehingga memutar Video 720p dan 1080p dengan SW Decoder tidak akan menimbulkan Lag lagi, semoga bermanfaat.

3 DNS (IPv4) Tercepat untuk Windows 10 dan cara Settingnya

Pasang DNS Tercepat Windows

Saya yakin siapa saja ingin mendapatkan koneksi Internet yang cepat, baik itu saat melakukan Browsing, Streaming dan juga Downloading, untuk bisa mendapatkan kenyamanan dalam berinternet maka biasanya kita memerlukan sebuah DNS yang memang benar-benar cepat.

Internet kita di Indonesia memang bukan yang tercepat dan kalau di lihat kita masuh masuk dalam jajaran Koneksi Internet yang lamban, meski demikian kalau menurut saya pribadi, Internet yang saya konsumsi setiap hari melakui jaringan IndiHome sudah lebih dari cukup.

Hanya saja saya baru mendapatkan fakta yang menarik, karena saya masih bisa mempercepat Koneksi Internet saya dengan memasangkan DNS Tercepat yang bisa di gunakan secara gratis.

Umumnya kalau anda tidak menggunakan Custom DNS, maka anda akan menggunakan DNS yang sudah di sediakan ISP secara otomatis, untuk kecepatannya memang lumayan, tetapi faktanya akan bisa menjadi lebih cepat lagi jika anda menggunakan Custom DNS.

Penggunaan Custom DNS ini memang sudah bukan hal baru, dari dulu juga sudah banyak di gunakan orang, tetapi saya yakin beberapa dari anda hanya tahu bahwa DNS Tercepat saat ini kalau tidak Google DNS atau Open DNS bukan?

Maka jawaban itu sekarang sudah keliru, karena saat ini DNS tercepat di pegang oleh Cloudflare DNS, kelebihannya adalah Response Time-nya jauh lebih cepat dari 2 DNS umum yang sudah saya sebutkan diatas.

Selain itu pihak mereka mengklaim, DNS tersebut sangat aman dan lalu lintas dan history browsing anda tidak akan di simpan atau bahkan di lihat, mekanismenya adalah dengan menghapus secara otomatis lalu lintas yang terjadi jika anda menggunakan DNS dari Cloudflare tersebut.

Tetapi sesuaikan saja, DNS Cloudflare hanya satu dari sekian Alternatif Custom DNS yang bisa anda gunakan, berikut adalah 3 buah Custom DNS dengan kecepatan Response-nya :


1. Cloudflare DNS (10.95 Milidetik)



  • Preffered DNS : 1.1.1.1
  • Alternate DNS : 1.0.0.1



2. Open DNS (19.85 Milidetik)



  • Preffered DNS : 208.67.222.222
  • Alternate DNS : 208.67.220.220



3. Google DNS (33.85 Milidetik)



  • Preffered DNS : 8.8.8.8
  • Alternate DNS : 8.8.4.4


Itulah ke-3 buah DNS tercepat yang bisa anda gunakan, kenapa anda harus menggunakan Custom DNS tersebut? karena rata-rata kecepatan Response DNS dari ISP Defaultnya adalah 68.23 Milidetik, yang artinya berkali lebih lamban jika di bandingkan dengan Custom DNS tersebut.

Memang tidak sampai sedetik, tetapi Custom DNS ini akan benar-benar terasa jika jaringan Internet anda sedang lelet atau tidak sedang dalam kondisi prima, maka harusnya anda akan lebih lancar untuk melakukan Internetan di bandingkan jika anda menggunakan DNS Default ISP yang bisa jadi loading melulu.

Jika memang anda sudah memutuskan untuk menggunakan Custom DNS di Windows 10, maka berikut adalah caranya :


# Pasang DNS Tercepat di Windows 10


1. Silahkan masuk ke Control Panel >> Network and Internet >> Network and Sharing Center.
2. Selanjutnya silahkan Sorot ke bagian samping kiri dan lihat Opsi Change Adapter Settings.

Pasang DNS Tercepat Windows

3. Lalu pilih Adapter mana yang sedang anda gunakan untuk melakukan Internet sekarang, pada kasus ini karena saya menggunakan jaringan Wi-Fi maka saya pilih Wi-Fi.
4. Klik kanan pada Adapter tersebut, lalu tekan Properties.

Pasang DNS Tercepat Windows

5. Selanjutnya cari Internet Protocol Version 4 (IPv4).
6. Lalu tekan Properties.

Pasang DNS Tercepat Windows

7. Silahkan isi DNS-nya seperi ini, sebagai contoh disini saya menggunakan DNS Cloudflare.

Pasang DNS Tercepat Windows

8. Jika sudah tekan OK.
9. Silahkan nikmati koneksi Internet anda yang menjadi lebih cepat sekarang.
10. Done.

Jika anda sudah melakukan pemasangan DNS tersebut, maka saat ini anda sudah bisa merasakan manfaatnya, kalau saya sendiri memang benar terasa ada perubahan, di mana ketika saya melakukan Browsing koneksi internet saya lebih responsif dan cepat, saya kira di anda pun juga demikian.

Selanjutnya perlu di garis bawahi adalah jika koneksi Internet yang anda gunakan memang lamban dari awal, karena faktor wilayah, jaringan, cuaca, ataupun memang koneksinya lelet, maka cara diatas hanya akan bisa membantu sedikit sedikit saja.

Namun, cara ini akan sangat terasa jika koneksi Internet ada berada pada level lamban tidak, cepat tidak, maka anda bisa merasakan bahwa koneksi Internet anda akan menjadi lebih Responsif, semoga bermanfaat.

Alasan Multitouch (Layar Sentuh) Android menjadi Error ketika bermain game berat

Alasan Multitouch Android Error

Smartphone di zaman sekarang ini nampaknya sudah tidak ada lagi yang tidak menggunakan Layar Sentuh, kalaupun ada itu hanya sebuah Featured Phone yang biasanya bukan menjadi ponsel utama untuk masyratak dunia sekarang ini, terutama kita yang berada di Indonesia.

Benar saja dengan adanaya teknologi layar sentuh ini, maka sudah pasti interaski anda dengan smartphone akan menjadi kian mudah, anda tidak memerlukan tenaga berlebih untuk mengusap layar, dari pada menekan tombol fisik seperti ponsel jadul.

Selain itu dengan adanya teknologi layar sentuh ini, maka saat ini anda bisa menikmati layar smartphone Android anda dengan maximal, karena saat ini rata-rata smartphone Android suah berlayar lebih dari 5 Inch.

Artinya saat ini smartphone Android sudah sangat nyaman untuk di gunakan dalam bermain game, menonton film hingga interaksi media sosial lainnya.

Lalu Layar Sentuh di Android ini menjadi sangat menarik lagi karena di dukung dengan fitur Multi Touch, yang artinya anda bisa menekan layar smartphone tersebut dengan lebih dari satu jari, tanpa mengganggu navigasi yang telah di lakukan oleh jari yang lain.

Teknologi ini tentu akan sangat berguna jika anda memang senang bermain game di smartphone Android, anda bisa menekan banyak tombol action sekaligus.

Hanya saja yang namanya alat elektronik itu pasti ada-ada saja masalahnya, seperti yang akan kita bahas kali ini, yaitu adalah fitur MultiTouch yang kerap menjadi Error di smartphone Android, dan masalah ini akan sangat terasa jika anda sedang bermain game.


Masalah yang muncul bisa jadi seperti ini :


1. Multitouch tidak berkerja dengan semestinya ketika di tekan, maka Target Touch yang di maksud menjadi Miss.
2. Multitouch seakan tertekan sendiri dan biasanya berbentuk Random.
3. Mulitouch tidak bisa di gunakan sama sekali.

Dengan 3 masalah diatas, tentu saja hal ini akan mengurangi kenyamanan anda dalam bermain games dengan smartphone Android.


# Alasan Multitouch Android Error


Saya punya beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi, sekaligus bagaimana cara mengatasinya, berikut adalah 3 Alasan yang saya tahu :


1. Bugs


Ini adalah alasan pertama kenapa fitur Multitouch di Android anda menjadi suka Error, yaitu biasanya di sebabkan karena Firmware yang sedang anda gunakan masih terdapat Bugs (cacat) yang masih belum di perbaiki.

Umumnya masalah ini akan selesai jika anda sudah melakukan update ke versi Firmware terbaru dan jika Firmware tidak/belum tersedia, mungkin anda bisa mencari Mod Fix untuk masalah ini, biasanya hal ini bisa anda temukan di Forum yang khusus untuk membahas smartphone Android anda, seperti XDA Developers salah satunya.


2. Cacat Produksi


Memang jarang terjadi, tetapi pernah terjadi, kasus semacam ini kerap kita jumpai dan dengar dari sebuah Forum Smartphone Android.

Sebenarnya masalah ini tidak perlu anda khwatirkan, karena anda hanya perlu melakukan Klaim garansi untuk di perbaiki atau di ganti dengan unit baru, maka masalah ini akan selesai.

Biasanya dari beribu unit smartphone Android dari suatu vendor, maka umumnya ada 1 atau 2 unit yang cacat produksi, jika anda mendapati smartphone Android anda cacat produksi, maka segera lakukan Klaim Garansi, gratis kok!


3. Overheat


Ini masalah yang biasanya tidak disadari oleh user smartphone Android, mereka biasanya menyalahkan Firmware yang masih Bugs atau cacat produksi, padahal tidak selalu demikian.

Karena jika smartphone Android anda Overheating (Panas berlebih) maka sudah pasti Layar Sentuh di Android anda akan terganggu dan ini pasti terjadi.

Umumnya masalah ini muncul di karenakan anda terlalu lama memaksakan bermain Games Android berat dalam waktu yang cukup lama, sehingga layar smartphone Android anda terasa panas bahkan sangat panas.

Maka jika hal demikian terjadi, seharusnya wajar saja jika fitur Multitouch di Layar Smartphone Android anda menjadi Error.

Dengan demikian, ke-3 hal diatas adalah masalah yang sering menjadi biang keladi kenapa Multitouch di smartphone Android anda menjadi Error dan terkesan seperti rusak.

Jika memang ada File Mod Fix Multitouch tersebut, anda bisa saja mencoba memasangnya, jika memang tersedia.

Jika tidak maka paling tidak upayakan saja agar smartphone Android anda tidak sampai mengalami Overheating, atau jika cacat produksi maka langsung saja minta ganti unit baru, semoga bermanfaat.